Remas Baitus Sholihin Bakalan Gelar Pengajian Maulid Nabi 1448 H, Perkuat Silaturahmi dan Kepedulian

BOJONEGOROtimes.Id– Suasana khidmat menyelimuti halaman Masjid Baitus Sholihin, Dusun Bakalan, Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Selasa malam (13/10/2026). Lantunan selawat yang menggema mengiringi Pengajian Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diprakarsai oleh Remaja Masjid (Remas) Baitus Sholihin.

Pengajian akbar tersebut menghadirkan Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah dari Pasuruan sebagai penceramah. Lantunan selawat dari Grup Rebana AM Nusantara turut menambah semarak suasana religius dalam acara tersebut.

Kegiatan ini dihadiri jajaran pemerintah desa,Kepala Dusun, Bpd,RT/RW,tokoh agama, tokoh masyarakat, Babinsa,Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar yang mengikuti rangkaian acara dengan antusias. Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut mencerminkan kebersamaan dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi.

Dalam tausiyahnya, Ibu Nyai Hj. Nurul Abidah mengajak jamaah meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dengan memperbanyak selawat dan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua dengan menghormati, menyayangi, serta mendahulukan kepentingan mereka di atas kepentingan pribadi lainnya. Pengorbanan dan kasih sayang orang tua hendaknya menjadi pengingat bagi setiap anak untuk senantiasa menghargai jasa mereka, menjaga tutur kata, serta memberikan perhatian dan kasih sayang dengan tulus.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Kecintaan kepada Rasulullah SAW, menurut pesan tausiyah tersebut, hendaknya tidak hanya diwujudkan melalui ucapan dan lantunan selawat, tetapi juga tercermin dalam akhlak mulia, bakti kepada orang tua, serta perilaku yang membawa kebaikan dan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, mewakili panitia, Ust. Nafi Nurkholis menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara, baik berupa tenaga, pikiran, maupun materi. Ia juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Ia berharap pengajian tersebut membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh K.H. Alwi, pendiri Diniyah Al-Mubarokah. Doa tersebut menjadi penutup sekaligus harapan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW membawa keberkahan, memperkuat keimanan, dan mendorong masyarakat mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pengajian ini, Remaja Masjid Baitus Sholihin berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tidak sekadar menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, berbakti kepada orang tua, menjaga kerukunan, serta memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama.(Dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *