‎Lamongan Tancap Gas Wujudkan 35 Ribu Koperasi Merah Putih, Dandim Siagakan Babinsa

LAMONGAN – Komando Distrik Militer (Kodim) 0812 Lamongan menunjukkan keseriusannya dalam mendukung percepatan program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

‎Komitmen itu ditegaskan melalui keikutsertaan Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo bersama jajaran Danramil serta unsur Muspika dalam Video Conference (Vicon) nasional.

‎Kegiatan ini membahas strategi percepatan pencapaian target pembentukan 35 ribu KDKMP di seluruh Indonesia.

‎Vicon dipimpin langsung Kepala Staf Teritorial TNI, Letjen TNI Bambang Trisnohadi.

‎Dalam arahannya, Letjen TNI Bambang Trisnohadi menekankan bahwa program KDKMP bukan sekadar target administratif.

‎Menurutnya, koperasi desa menjadi instrumen penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus menopang ketahanan pangan nasional.

‎Ia menilai keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerja sama lintas sektor.

‎“Sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah fondasi utama agar KDKMP benar-benar berjalan efektif dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

‎Kaster TNI juga menyoroti peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak pelaksanaan program di lapangan.

‎Kehadiran Babinsa dinilai penting untuk memastikan koperasi yang dibentuk tidak hanya berdiri di atas kertas, tetapi benar-benar aktif dan berkembang.

‎Pendampingan langsung kepada warga desa menjadi salah satu kunci sukses program ini.

‎“Babinsa harus hadir, membina, dan memastikan koperasi di desa bisa tumbuh sehat serta berkelanjutan,” tegas Bambang.

‎Menindaklanjuti arahan tersebut, Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo memastikan jajarannya siap bergerak cepat.

‎Ia telah menginstruksikan seluruh Danramil dan Babinsa di wilayah Lamongan untuk aktif mendampingi proses pembentukan hingga pengembangan koperasi desa.

‎Menurutnya, program ini memiliki dampak besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

‎“Ini bukan sekadar mengejar target angka, tetapi langkah nyata membangun ekonomi warga desa agar lebih mandiri,” kata Deni.

‎Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah kecamatan, dan masyarakat, Lamongan optimistis mampu berkontribusi maksimal dalam pencapaian target nasional.

‎Sinergi lintas sektor diyakini akan mempercepat terbentuknya koperasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

‎Sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan pangan di tingkat lokal maupun nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed