TNI-Polri Lamongan Kawal Ketat UKT Tapak Suci Ngimbang, Jurit Malam Berjalan Aman

LAMONGAN – Unsur TNI, Polri, dan Satpol PP di Kecamatan Ngimbang memperlihatkan kerja sama solid dalam menjaga situasi tetap kondusif.

‎Sinergi itu tampak saat pelaksanaan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Putra Muhammadiyah 024 Ngimbang.

‎Kegiatan terpusat di SMK Muhammadiyah 3 Ngimbang dan berlangsung selama dua hari.

‎Pengamanan dilakukan sejak Sabtu hingga Minggu, 7–8 Februari 2026.

‎Ratusan peserta ambil bagian dalam agenda tersebut dengan berbagai tahapan ujian.

‎Aparat hadir untuk memastikan setiap rangkaian berjalan tertib, terutama pada materi fisik di luar ruangan.

‎Kehadiran petugas memberi rasa aman bagi peserta maupun masyarakat sekitar.

‎Seluruh aktivitas pun dapat terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

‎Sebelum kegiatan dimulai, dilaksanakan apel kesiapan pengamanan oleh Forkopimcam.

‎Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, SH hadir bersama anggota kepolisian.

‎Koramil 0812/06 diwakili Serma Wiyaji yang turut membawa personel TNI.

‎Kolaborasi ini menegaskan komitmen bersama menjaga keamanan wilayah.

‎Jumlah aparat yang diterjunkan tidak sedikit demi mendukung kelancaran acara.

‎Tercatat 14 anggota Polsek, 11 personel Koramil, serta 4 petugas Satpol PP disiagakan.

‎Mereka juga dibantu sekitar 200 pendukung dari internal perguruan.

‎Total ada 252 peserta yang mengikuti proses kenaikan tingkat.

‎Perhatian utama tertuju pada kegiatan jurit malam yang memiliki mobilitas tinggi.

‎Peserta menempuh rute tertentu sehingga perlu penjagaan ekstra di sejumlah titik.

‎Petugas melakukan plotting di lokasi yang dianggap rawan maupun strategis.

‎Langkah ini diambil guna mencegah potensi gangguan sekecil apa pun.

‎Setelah melalui rangkaian yang cukup menguras tenaga dan mental, kegiatan selesai menjelang pagi.

‎Sekitar pukul 04.00 WIB seluruh peserta dinyatakan kembali dengan lengkap.

‎Tidak ditemukan hambatan berarti selama proses berlangsung.

‎Situasi tetap aman hingga acara resmi berakhir.

‎“Sinergitas TNI, Polri, dan unsur kecamatan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan. Kami ingin adik-adik Tapak Suci menjalani ujian dengan tenang, sementara warga tetap nyaman,” ujar Serma Wiyaji mewakili Koramil 0812/06 Ngimbang.

‎Ia juga mengapresiasi kerja sama semua pihak yang terlibat.

‎Keberhasilan ini memperlihatkan hadirnya negara dalam mendukung kegiatan positif generasi muda.

‎Pendekatan persuasif dan kesiapsiagaan aparat menjadi faktor penting terciptanya ketertiban.

‎Semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan harapan menjaga Ngimbang tetap damai.

‎Momentum ini pun memperkuat tekad mewujudkan Lamongan yang megilan dan berprestasi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *