Dapur MBG Resmi Beroperasi di Kreteranggon, Danramil Sambeng: Demi Masa Depan Generasi Lamongan

LAMONGAN – Komitmen meningkatkan kualitas gizi anak terus digelorakan di Kecamatan Sambeng.

‎Hal itu terlihat saat Danramil 0812/08 Sambeng, Kapten Inf Mohammad Jari, hadir dalam peluncuran Dapur Makan Bergizi Gratis.

‎Program tersebut digagas oleh Yayasan Bina Sosial Berkarya.

‎Kegiatan dilaksanakan di Dusun Kedungcalok, Desa Kreteranggon, Sabtu (07/02/2026).

‎Keberadaan dapur ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antara unsur sosial dan pemerintah.

Fokus utamanya ialah membantu pemenuhan nutrisi para pelajar di wilayah setempat.

‎Upaya tersebut diharapkan mampu menunjang kesehatan sekaligus semangat belajar anak.

‎Masyarakat pun menyambut baik hadirnya program tersebut.

‎Sejumlah pejabat Forkopimcam Sambeng turut hadir bersama para tokoh masyarakat.

Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan penuh terhadap gerakan sosial tersebut.

‎Program yang langsung menyentuh kebutuhan warga memang menjadi prioritas bersama.

‎Suasana kebersamaan pun terasa sejak awal acara dimulai.

‎Dalam kesempatan itu, Kapten Inf Mohammad Jari menyampaikan rasa bangganya.

Ia menilai berdirinya Dapur MBG merupakan wujud kepedulian terhadap generasi muda.

‎Menurutnya, TNI siap memberi dukungan bagi kegiatan yang berpihak kepada rakyat.

‎Ia berharap manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

‎“Kami mengapresiasi langkah Yayasan Bina Sosial Berkarya menghadirkan dapur ini.

Ini adalah bukti perhatian bersama terhadap pemenuhan gizi anak-anak kita.

‎Semoga programnya terus berjalan dan membawa dampak baik bagi kesehatan mereka,”

‎tegas Kapten Inf Mohammad Jari.

‎Prosesi peresmian dilakukan secara simbolis dengan pemotongan tumpeng dan pita.

Forkopimcam bersama pengurus yayasan berdiri berdampingan saat momen tersebut.

‎Sekitar seratus tamu undangan mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

‎Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah penuh keakraban.

‎Hadirnya Dapur MBG diharapkan mempererat sinergi lintas sektor di Sambeng.

TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga lembaga sosial berjalan seirama.

‎Semua pihak memiliki tujuan yang sama, yakni kesejahteraan masyarakat.

‎Langkah ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lamongan yang semakin maju. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *