LAMONGAN – Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Lamong terus dilakukan oleh tim gabungan lintas instansi.
Personel dari Koramil 0812/08 Sambeng, Polsek Sambeng, Satpol PP, BPBD Kabupaten Lamongan, serta Damkar diterjunkan ke lokasi.
Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Kedungcalok, Desa Kreterangon, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. Operasi pencarian dimulai sejak laporan diterima pada Kamis (05/02/2026).
Korban diketahui bernama FN (10), seorang pelajar kelas 6 sekolah dasar. Berdasarkan informasi awal, korban pergi ke sungai bersama lima orang temannya sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat berada di tepi sungai, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh.
Arus Sungai Lamong yang cukup deras membuat korban terseret dan tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, kelima teman korban langsung meminta pertolongan warga sekitar.
Dua warga Dusun Kedungcalok, yakni Winarti dan Markilah, segera mendatangi lokasi kejadian.
Di tepi sungai, para saksi menemukan sejumlah barang milik korban. Barang tersebut berupa baju kuning, celana pendek abu-abu, serta sandal slop warna hitam.
Petugas jaga Polsek Sambeng menerima laporan sekitar pukul 13.30 WIB. Tak berselang lama, koordinasi dilakukan dengan Koramil, BPBD, dan unsur terkait lainnya.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung melakukan penyisiran.
Pencarian difokuskan dari titik awal korban diduga jatuh hingga ke arah hilir sungai.
Namun hingga pukul 17.20 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
Faktor pencahayaan yang semakin minim serta pertimbangan keselamatan personel menjadi alasan penghentian sementara operasi.
Proses pencarian hari pertama dinyatakan ditutup sementara oleh komando lapangan.
Seluruh unsur tetap siaga untuk melanjutkan operasi keesokan harinya.
“Kami sudah menyisir aliran sungai dari lokasi awal hingga beberapa meter ke hilir, namun hasilnya masih nihil. Sesuai SOP, pencarian kami hentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali pada Jumat (06/02/2026) mulai pukul 07.00 WIB.
Tim akan memperluas area penyisiran dengan menambah jumlah personel.
Sejumlah peralatan pendukung dari BPBD dan Damkar juga akan dikerahkan. Diharapkan, upaya lanjutan ini dapat segera membuahkan hasil. (*)













Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,