Karya Bakti TNI-Polri di Laren, Perbaiki Jalan Desa Gampangsejati

LAMONGAN – Anggota Koramil 19 Laren jajaran Kodim 0812 Lamongan, bersama unsur Muspika melaksanakan pemerataan urukan pedel di jalan raya Desa Gampangsejati, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Kamis (29/1/2026).

‎Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas kondisi jalan yang rusak dan berlubang. Akses tersebut merupakan jalur penting bagi aktivitas harian warga.

‎Kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah menjadi sasaran utama dalam kegiatan gotong royong tersebut.

‎Material pedel diratakan secara manual oleh aparat dan warga demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

‎Perbaikan ini diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian.

‎Jalan desa yang layak dinilai sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian warga setempat.

‎Kegiatan karya bakti ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Kecamatan Laren dan unsur terkait.

‎Turut hadir Camat Laren Sukur, S.Pd., M.Pd., Danramil 0812/19 Laren Kapten Inf Yoto, perwakilan Polsek Laren Aipda Sapan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, serta warga Desa Gampangsejati.

‎Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor. Suasana kebersamaan tampak jelas sepanjang kegiatan berlangsung.

‎Danramil 0812/19 Laren, Kapten Inf Yoto, menyampaikan bahwa karya bakti merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat.

‎Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, namun juga membangun kedekatan emosional dengan warga.

“Karya bakti ini bukan hanya memperbaiki jalan, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkuat sinergi antarinstansi,” ujarnya.

‎Hal senada disampaikan Camat Laren, Sukur, S.Pd., M.Pd., yang mengapresiasi kekompakan seluruh pihak dalam kegiatan tersebut.

‎Ia berharap semangat gotong royong terus dipelihara sebagai modal utama pembangunan desa.

‎Menurutnya, kolaborasi seperti ini mampu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan infrastruktur.

“Dengan kebersamaan, pembangunan desa akan berjalan lebih cepat dan hasilnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” tuturnya.

‎Masyarakat Desa Gampangsejati terlihat antusias mengikuti kegiatan sejak awal hingga selesai.

‎Warga bahu-membahu meratakan material pedel tanpa mengenal lelah.

‎Dengan selesainya pemerataan jalan ini, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

‎Selain itu, distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi warga diharapkan semakin lancar dan aman. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *