BOJONEGOROtimes.Id – Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bojonegoro untuk membahas pelaksanaan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi daerah, Kamis (22/1/2026).
Pertemuan tersebut menjadi wadah komunikasi antara wakil rakyat dan mahasiswa guna mengkaji efektivitas kebijakan pendidikan.
Rapat kerja berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka. Komisi C menegaskan pentingnya masukan publik dalam pengawasan program strategis daerah.
Dalam forum tersebut, PMII Cabang Bojonegoro menyampaikan berbagai aspirasi dan catatan kritis terkait pelaksanaan beasiswa pendidikan tinggi.
Mahasiswa menyoroti proses penyaluran, ketentuan penerima manfaat, serta kendala yang masih ditemui di lapangan.
PMII menilai transparansi dan keadilan harus menjadi prinsip utama dalam pengelolaan beasiswa.
“Program ini harus benar-benar menyasar mahasiswa yang membutuhkan, bukan sekadar formalitas kebijakan,” ujar perwakilan PMII Cabang Bojonegoro.
Komisi C DPRD Bojonegoro merespons positif seluruh masukan yang disampaikan oleh PMII.
Anggota Komisi C menilai peran mahasiswa sangat penting sebagai mitra kritis dalam evaluasi kebijakan publik.
Diskusi tersebut juga membahas skema penguatan pengawasan agar program beasiswa lebih tepat sasaran.
“Aspirasi mahasiswa menjadi bahan penting bagi kami dalam menjalankan fungsi pengawasan,” ungkap Komisi C DPRD Bojonegoro.
Sebagai tindak lanjut, Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk mengawal perbaikan Program Beasiswa Pendidikan Tinggi.
Langkah tersebut akan dilakukan melalui koordinasi dengan perangkat daerah terkait serta pengawasan berkelanjutan.
DPRD berharap program ini mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.
“Beasiswa harus memberi manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masa depan generasi muda Bojonegoro,” tegas Komisi C. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,