BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai menerapkan kebijakan pemasangan stiker khusus bagi keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketepatan sasaran program sekaligus membuka ruang pengawasan langsung dari masyarakat.
Dengan keterlibatan publik, diharapkan data penerima bantuan semakin akurat dan transparan.
Stiker yang dipasang terdiri dari dua jenis.
Stiker pertama bertuliskan “Rumah Ini Kategori Keluarga Miskin”, sementara stiker kedua memuat informasi jenis bantuan sosial yang diterima oleh KPM.
Bantuan tersebut mencakup program dari pemerintah daerah maupun program nasional yang sedang berjalan.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Bojonegoro berharap dapat mengidentifikasi KPM yang sudah berdaya secara ekonomi.
Keluarga yang dinilai telah mampu secara bertahap dapat dikeluarkan dari daftar penerima bantuan.
Dengan demikian, program prioritas penanggulangan kemiskinan benar-benar menyasar warga yang membutuhkan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bojonegoro, Agus Susetyo, menjelaskan bahwa berdasarkan Data Kemiskinan Daerah (Damisda), jumlah KPM yang menjadi sasaran pemasangan stiker mencapai 50.987 kepala keluarga.
Proses pemasangan saat ini masih berlangsung secara bertahap di seluruh wilayah.
Pelaksanaan dimulai dari pendistribusian stiker ke tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan.
Selanjutnya, penempelan dilakukan oleh pendamping sosial sesuai dengan daftar penerima bantuan sosial yang tercantum dalam Damisda.
Proses ini juga menjadi bagian dari pemantauan dan evaluasi penyaluran bansos.
Kebijakan pemasangan stiker ini sekaligus mendukung agenda pemutakhiran data sosial ekonomi di tahun 2026.
Data Kemiskinan Daerah (Damisda) nantinya akan terintegrasi ke dalam DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.
Sistem ini dirancang untuk menyatukan berbagai basis data sosial ekonomi secara nasional.
DTSEN menggabungkan sejumlah sumber data penting, seperti Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek), serta data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
Integrasi ini diharapkan mampu menghadirkan satu data yang valid dan menjadi rujukan utama kebijakan sosial di Indonesia. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,