SURABAYA – Persebaya Surabaya mengakhiri putaran pertama BRI Super League dengan hasil memuaskan setelah mengalahkan Maluku Utara United 2-1.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (10/1/2026), berlangsung sengit sejak menit awal.
Meski lebih banyak ditekan, Bajul Ijo mampu tampil efektif.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persebaya menatap putaran kedua kompetisi.
Maluku Utara United yang bertindak sebagai tim tamu justru tampil dominan dalam penguasaan bola.
Mereka berani menekan sejak awal pertandingan dan memaksa Persebaya lebih banyak bertahan.
Namun, strategi serangan balik cepat tuan rumah berjalan efektif. Persebaya mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan lawan.
Keunggulan Persebaya dibuka oleh Gali Freitas pada menit ke-14 pertandingan.
Pemain asal Timor Leste itu melepaskan tendangan plessing yang tak mampu dijangkau kiper Malut United, Angga Saputra.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri skuad Bajul Ijo. Tekanan lawan tetap ada, tetapi Persebaya tampil disiplin.
Gali Freitas kembali menunjukkan ketajamannya menjelang akhir babak pertama.
Pada menit ke-37, ia mencetak gol keduanya dan membawa Persebaya unggul 2-0.
Gol tersebut menjadi pembeda di paruh pertama laga. Skor bertahan hingga wasit meniup peluit tanda turun minum.
Memasuki babak kedua, Malut United tampil lebih rapi dan meningkatkan tempo permainan.
Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-61 melalui gol Ciro Alves. Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Situasi pertandingan pun kembali memanas.
Setelah gol itu, Malut United terus menggempur pertahanan Persebaya.
Beberapa peluang berhasil diciptakan, namun belum mampu dikonversi menjadi gol.
Lini belakang Bajul Ijo tampil solid hingga akhir pertandingan. Skor 2-1 bertahan sampai laga usai.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengapresiasi kerja keras para pemainnya.
Ia menilai kemenangan diraih berkat disiplin tim saat menguasai maupun tanpa bola.
“Para pemain bekerja sangat keras, bukan hanya saat menguasai bola, tetapi juga ketika bertahan,” ujarnya dalam konferensi pers.
Menurutnya, hal itu menjadi kunci hasil positif.
Tavares juga menyoroti performa tim di babak pertama yang dinilainya cukup agresif. Namun, ia mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus dibenahi.
“Masih ada beberapa kesalahan yang perlu kami perbaiki, tetapi saya senang karena tim mampu menciptakan peluang dan mencetak gol,” katanya.
Evaluasi akan terus dilakukan ke depan.
Mantan pelatih PSM Makassar tersebut menilai intensitas permainan sedikit menurun di babak kedua.
Penurunan itu terjadi setelah beberapa pergantian pemain dilakukan. Meski begitu, Persebaya tetap mampu menciptakan peluang berbahaya.
“Kami masih punya dua sampai tiga peluang emas,” tutup Tavares. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,