BOJONEGOROtimes.Id – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Kedungadem memperingati Hari Lahir ke-40 Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dengan menggelar latihan bersama.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan dipenuhi semangat kebersamaan antar pesilat.
Acara digelar di Dusun Banaran, Desa Dayukidul, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, berlangsung pada Minggu (4/1/2026).
Latihan bersama ini mengusung tema “Latihan Bersama Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa”.
Sekitar 200 pesilat turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai ranting Pagar Nusa se-Kecamatan Kedungadem.
Mereka terdiri dari pesilat usia anak-anak hingga remaja dengan beragam tingkatan sabuk.
Sepanjang kegiatan, suasana berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian latihan yang dipandu para pelatih.
Kekompakan antar pesilat menjadi pemandangan yang menonjol selama kegiatan berlangsung.
Latihan bersama ini juga menjadi sarana mempererat persaudaraan antaranggota.
Salah satu panitia kegiatan, H. Lilik Irawanto, mengungkapkan rasa syukur atas suksesnya peringatan Harlah ke-40 Pagar Nusa.
Menurutnya, kegiatan ini berjalan lancar berkat dukungan semua pihak.
Ia menegaskan bahwa peringatan Harlah menjadi momentum pembinaan karakter generasi muda. Nilai-nilai ke-NU-an terus ditanamkan melalui kegiatan tersebut.
“Harlah ke-40 Pagar Nusa ini kami manfaatkan untuk menanamkan akhlakul karimah dan kepatuhan kepada kiai,” ujar H. Lilik Irawanto.
Ia juga menekankan pentingnya kecintaan terhadap tanah air. Selain itu, Pagar Nusa berkomitmen menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI.
Nilai-nilai tersebut menjadi dasar pembinaan seluruh anggota.
H. Lilik Irawanto turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak pendukung kegiatan.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada Polsek dan Koramil Kedungadem. Pemerintah Desa Dayukidul dan BKP desa setempat juga berperan menjaga ketertiban acara.
Sinergi lintas sektor dinilai sangat membantu kelancaran kegiatan.
Kapolsek Kedungadem AKP Mat Suiswanto menyampaikan ucapan selamat atas Harlah ke-40 Pagar Nusa.
Ia mengapresiasi peran PAC NU Kedungadem dalam membina generasi muda.
Menurutnya, kegiatan pencak silat mampu menjadi wadah pembentukan karakter positif. Nilai disiplin dan cinta tanah air dapat ditanamkan melalui olahraga bela diri.
“Pagar Nusa memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan bertanggung jawab,” kata AKP Mat Suiswanto.
Ia berharap seluruh anggota tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Persaudaraan antarwarga harus terus dijaga di tengah masyarakat.
Hal tersebut menjadi modal utama menciptakan lingkungan yang harmonis.
Kepala Desa Dayukidul, Siti Mutmainah, juga menyampaikan harapan besar terhadap Pagar Nusa.
Ia berharap organisasi ini terus berkembang di wilayah Kedungadem. Pagar Nusa diharapkan mampu melahirkan atlet berprestasi.
Namun tetap konsisten menanamkan nilai akhlakul karimah kepada generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Desa Dayukidul, kami mengucapkan selamat Harlah ke-40 Pagar Nusa NU,” ucapnya.
Ia menilai Pagar Nusa berkontribusi positif dalam pembinaan anak-anak dan pemuda.
Kegiatan seperti ini mampu mencegah perilaku negatif di kalangan remaja. Pemerintah desa siap mendukung kegiatan serupa ke depan.
Peringatan Harlah ke-40 Pagar Nusa menjadi ajang mempererat silaturahmi antar pesilat.
Kegiatan ini juga memperkuat ukhuwah nahdliyah di lingkungan masyarakat. Selain itu, pencak silat terus dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa. Seni bela diri ini sarat dengan nilai religius dan kebangsaan.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat. Hadir Kapolsek dan Danramil Kedungadem, pengurus PC Pagar Nusa Bojonegoro, serta MWC NU Kedungadem.
Kepala Desa Dayukidul, perwakilan Bakesbangpol, ulama, tokoh masyarakat, dan BKP desa juga hadir.
Kehadiran berbagai unsur ini menambah khidmat dan makna peringatan Harlah ke-40 Pagar Nusa. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,