Akhir Tahun 2025, Kapolres Bojonegoro Paparkan Kinerja Lalu Lintas

BOJONEGOROtimes.Id – Kepolisian Resor Bojonegoro memaparkan capaian kinerja sepanjang 2024–2025 dalam Konferensi Pers Akhir Tahun 2025.

‎Kegiatan tersebut digelar pada Senin (29/12/2025) sebagai bentuk akuntabilitas publik.

‎Polres Bojonegoro menegaskan komitmenya dalam menjunjung keterbukaan informasi.

‎Sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

‎Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K. menyampaikan sejumlah capaian penting.

‎Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah kinerja Satuan Lalu Lintas Polres Bojonegoro.

‎Data yang disampaikan berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.

‎Pemaparan dilakukan berdasarkan data resmi dan evaluasi menyeluruh.

‎Berdasarkan catatan Satlantas, jumlah kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025 mengalami peningkatan.

‎Tercatat sebanyak 1.096 kasus kecelakaan di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

‎Angka tersebut meningkat 46,32 persen atau bertambah 347 kasus dibandingkan 2024.

‎Pada tahun sebelumnya, jumlah kecelakaan tercatat sebanyak 749 kasus.

‎“Memang terjadi peningkatan jumlah kecelakaan, namun kami terus melakukan evaluasi dan langkah perbaikan,” ujar AKBP Afrian.

‎Ia menjelaskan bahwa kepolisian tidak hanya fokus pada penindakan.

‎Tetapi juga pada upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.

‎Langkah ini dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah Bojonegoro.

‎Meski angka kecelakaan meningkat, jumlah korban meninggal dunia justru mengalami penurunan.

‎Pada tahun 2025 tercatat 184 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

‎Jumlah tersebut turun 5,64 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 195 korban.

‎Penurunan ini menjadi indikator positif dalam penanganan kecelakaan.

‎“Penurunan korban meninggal dunia ini tidak lepas dari respon cepat anggota di lapangan,” kata Kapolres.

‎Selain itu, peningkatan kualitas penanganan pascakecelakaan juga menjadi faktor pendukung.

‎Termasuk koordinasi dengan layanan kesehatan dan instansi terkait.

‎Upaya tersebut terus ditingkatkan untuk menyelamatkan nyawa korban.

‎Sementara itu, angka pelanggaran lalu lintas di Bojonegoro menunjukkan tren penurunan signifikan.

‎Sepanjang tahun 2025 tercatat 6.518 pelanggaran lalu lintas.

‎Jumlah ini menurun 45,05 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 12.001 pelanggaran.

‎Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepatuhan masyarakat.

‎“Penurunan pelanggaran menunjukkan kesadaran berlalu lintas masyarakat mulai meningkat,” ungkap AKBP Afrian.

‎Penindakan dilakukan melalui tilang konvensional sebanyak 5.279 perkara.

‎Sementara tilang elektronik atau E-TLE tercatat sebanyak 1.239 perkara.

‎Penerapan teknologi dinilai efektif mendukung penegakan hukum.

‎Dalam konferensi pers tersebut, Kapolres juga mengungkapkan data barang bukti kendaraan bermotor.

‎Selama tahun 2025, Polres Bojonegoro mengamankan 791 unit kendaraan.

‎Rinciannya terdiri dari 787 unit kendaraan roda dua dan 4 unit kendaraan roda empat.

‎Barang bukti tersebut berasal dari berbagai hasil penindakan.

‎AKBP Afrian menegaskan komitmen Polres Bojonegoro ke depan.

‎Pihaknya akan terus mengedepankan edukasi keselamatan berlalu lintas.

‎Penegakan hukum dilakukan secara humanis dan profesional.

‎“Tujuan utama kami adalah menekan kecelakaan dan melindungi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *