Pasar Rakyat Bojonegoro Hadir di 6 Kecamatan, Bupati Dorong Produk UMKM Unggulan Desa

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Pasar Rakyat 2026 di enam kecamatan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperluas pemasaran produk UMKM lokal.

Kegiatan ini menghadirkan 50 stand UMKM, operasi pasar murah bersama Bulog, serta berbagai layanan publik bagi masyarakat.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono yang membuka kegiatan tersebut menegaskan, potensi ekonomi daerah harus dikembangkan melalui produk unggulan desa.

Ia meminta setiap kepala desa menggali minimal satu produk khas wilayahnya agar memiliki nilai jual dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Setiap desa harus bisa menemukan minimal satu produk unggulan. Nantinya produk tersebut akan kita kurasi, dibantu perizinannya, serta difasilitasi pemasarannya,” tegas Setyo Wahono.

Mengusung tema Menggerakkan Ekonomi Lokal, Menguatkan UMKM, Mewujudkan Masyarakat Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.

Pasar Rakyat 2026 juga menyediakan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), cek kesehatan gratis, pendaftaran Kartu Pedagang Produktif, serta layanan perbankan.

Program lainnya meliputi operasi pasar murah bersama Bulog dan PASS ISYA (Pasar Setelah Sholat Isya).

Program pasar sembako murah di lingkungan masjid tersebut merupakan hasil kolaborasi Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Pelaksanaan Pasar Rakyat dimulai di Lapangan Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, pada 6–8 November 2026.

Kegiatan berlangsung pukul 16.00 hingga 21.00 WIB, dengan tambahan hiburan kesenian dan penampilan grup musik lokal.

Selanjutnya, pasar rakyat akan digelar di lima kecamatan lainnya, yakni

Desa Pekuwon, Sumberrejo (13–15 November)

Desa Baureno (20–22 November)

Desa Senganten, Gondang (27–29 November)

Desa Bakalan, Tambakrejo (4–6 Desember)

Desa Sumberjo, Malo (11–13 Desember 2026).

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bojonegoro berharap UMKM semakin berkembang, akses pemasaran produk desa semakin terbuka, dan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat secara merata.

Penguatan ekonomi masyarakat menjadi langkah penting untuk mewujudkan Bojonegoro yang makmur dan membanggakan. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed