Sekda Apresiasi LDII, Dorong Sinergi Bangun SDM dan Kemajuan Bojonegoro

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mengapresiasi kontribusi Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan ketahanan pangan daerah.

LDII juga diharapkan terus bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan Bojonegoro sebagai lumbung padi nasional.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Edi Susanto, saat membacakan sambutan Bupati Setyo Wahono dalam pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) X LDII Kabupaten Bojonegoro di Ruang Angling Dharma, Kamis (5/11/2026).

Dalam sambutannya, Bupati berharap Musda menjadi momentum evaluasi organisasi, konsolidasi, serta regenerasi kepemimpinan.

Forum tersebut diharapkan menghasilkan pemimpin amanah dan program kerja yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Musda ini momentum penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, regenerasi kepemimpinan serta merumuskan langkah dalam menghadapi tantangan,” demikian pesan Bupati yang disampaikan Edi Susanto.

Edi menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur, ekonomi, dan kekayaan alam.

Kualitas SDM juga harus diperkuat melalui pendidikan karakter, keterampilan, etos kerja, akhlak, serta kepedulian sosial.

Pemkab juga terus mendorong peningkatan produksi pertanian.

Salah satu upayanya melalui kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk menyiapkan benih padi unggul Gamagora yang diharapkan lebih adaptif terhadap kondisi cuaca.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Bojonegoro, Edi Arto, menyebut sebagian besar anggotanya bekerja sebagai petani, terutama penggarap sawah dan lahan hutan di wilayah selatan Bojonegoro.

“Kami ucapkan selamat karena Kabupaten Bojonegoro berhasil menjadi nomor satu penghasil padi se-Jawa Timur. Kami siap menyukseskan di masa mendatang agar Bojonegoro menjadi lumbung padi terbesar nasional,” ujarnya.

Sekretaris DPW LDII Jawa Timur, Bambang Raditya, turut mengapresiasi keaktifan LDII Bojonegoro.

Ia berharap Musda X mampu melahirkan program kerja yang sejalan dengan kebijakan pemerintah daerah serta memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

Bambang juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan, suasana kondusif, dan kekompakan antarorganisasi kemasyarakatan, baik di lingkungan internal maupun eksternal.

Musda X LDII Bojonegoro diikuti sekitar 230 peserta dari Pengurus Cabang (PC) dan Pengurus Anak Cabang (PAC).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua MUI KH Alamul Huda Masyhur, Ketua FKUB Hanafi, perwakilan DPW LDII Jatim, Wakapolres, serta Kasdim 0813. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *