BOJONEGOROtimes.Id– Semangat menjaga tradisi dan mempererat kerukunan masyarakat terlihat dalam perayaan Sedekah Bumi Dusun Balongsono, Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan tahunan yang digelar pada Selasa 3 November 2026 tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Tradisi turun-temurun ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur masyarakat atas limpahan rezeki sekaligus momentum untuk menjaga warisan budaya para leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan Sedekah Bumi telah dimulai sejak malam sebelumnya. Warga menggelar pawai keliling yang menyusuri wilayah Desa Bayemgede.
Suasana semakin semarak dengan penampilan kesenian tradisional Oklek yang menjadi salah satu pembuka rangkaian acara.
Memasuki agenda utama, masyarakat mengikuti kegiatan takhtimul Qur’an yang dilaksanakan sekitar pukul 13.00 WIB.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh warga.
Kemudian, kemeriahan berlanjut pada malam puncak, panitia menghadirkan Gebyar Sholawat bersama Grup Sholawat Asofa dari Baureno.
Acara juga semakin khidmat dengan pengajian umum yang menghadirkan Ustaz Ahmad Fauzi, S.Pd.I.
Antusiasme masyarakat terlihat dalam setiap rangkaian kegiatan.
Tidak hanya menjadi hiburan dan agenda tahunan, Sedekah Bumi juga menjadi ruang berkumpulnya warga untuk memperkuat tali silaturahmi serta menjaga kekompakan antarwarga.
Ketua RW Dusun Balongsono, Mat Santo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh panitia serta masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, terselenggaranya Sedekah Bumi setiap tahun merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat dalam mempertahankan tradisi peninggalan leluhur.
Dia berharap kebersamaan dan kekompakan yang selama ini terbangun dapat terus dipertahankan, sehingga tradisi Sedekah Bumi tidak berhenti pada generasi sekarang, tetapi juga dapat diwariskan kepada anak cucu di masa mendatang.
“Terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat Dusun Balongsono yang sudah kompak menyelenggarakan kegiatan rutin ini. Semangat untuk mempertahankan nilai-nilai tradisi para leluhur harus terus kita jaga. Semoga kebersamaan ini selalu terawat dan bisa kita wariskan kepada generasi yang akan datang,” ungkap Mat Santo.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat Dusun Balongsono menunjukkan bahwa tradisi lokal bukan sekadar peninggalan masa lalu.
Lebih dari itu, Sedekah Bumi menjadi simbol rasa syukur, persatuan, gotong royong, dan identitas budaya yang patut dijaga bersama.
Dengan semangat kebersamaan, warga berharap tradisi Sedekah Bumi Dusun Balongsono dapat terus berlangsung setiap tahun dan menjadi warisan budaya yang tetap lestari di Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro. (Dj)












