BOJONEGOROtimes.Id – Bupati Bojonegoro Setyo Wahono resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Bojonegoro di Pendopo Malowopati, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qurani sekaligus menanamkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pembukaan MTQ tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kepala Kantor Kementerian Agama, para asisten, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Peserta merupakan perwakilan dari kecamatan yang telah lolos seleksi MTQ tingkat kecamatan pada bulan sebelumnya melalui tiga zona, yakni timur, tengah, dan barat.
Dalam sambutannya, Setyo Wahono menegaskan bahwa MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan untuk meraih prestasi.
Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan sarana membentuk generasi muda yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kematangan spiritual.
“MTQ ini bukan hanya berbicara tentang kompetisi untuk meraih juara atau prestasi, tetapi bagian dari pembinaan generasi Qurani untuk menanamkan nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Setyo Wahono.
Ia juga mengapresiasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang mulai aktif menjalankan pembinaan.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan zaman harus diimbangi dengan penguatan akhlak serta nilai-nilai agama agar generasi muda tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter yang baik.
“Ini bukan hanya pekerjaan rumah pemerintah daerah, para kiai, LPTQ, atau ustaz, melainkan tanggung jawab bersama, khususnya para orang tua,” tegasnya.
Setyo berharap MTQ mampu memperkuat ukhuwah Islamiyah dan persatuan masyarakat.
Ia menekankan bahwa pembangunan Bojonegoro tidak cukup hanya melalui pertumbuhan ekonomi, infrastruktur, dan fasilitas umum, tetapi juga harus disertai pembentukan karakter, kematangan spiritual, serta keluhuran akhlak masyarakat. (Prokopim)






