BOJONEGOROtimes.Id — Cuaca Kabupaten Bojonegoro pada Senin (17/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah sejak pagi hingga dini hari.
Suhu udara pada siang hari diperkirakan mencapai 32 derajat Celsius.
Prakiraan tersebut berdasarkan pemantauan BMKG yang diterima Pusdalops BPBD Bojonegoro.
Kondisi tersebut membuat masyarakat tetap perlu memperhatikan potensi cuaca panas.
Pada pagi hari, suhu udara diperkirakan sekitar 27°C dengan kelembapan 77 persen.
Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan sekitar 5,9 kilometer per jam. Memasuki siang, suhu meningkat hingga 32°C dengan kelembapan turun menjadi 49 persen.
Angin berembus dari timur laut dengan kecepatan sekitar 7,3 kilometer per jam.
Saat malam, cuaca diprakirakan tetap cerah dengan suhu sekitar 26°C. Kelembapan udara meningkat hingga 81 persen dan angin bergerak dari timur laut.
Sementara pada dini hari, suhu berada di kisaran 27°C. Angin dari tenggara diperkirakan mencapai 6,4 kilometer per jam dengan kelembapan sekitar 74 persen.
Hasil pemantauan visual di sejumlah wilayah juga menunjukkan kondisi cerah berawan.
Kondisi serupa terpantau di kawasan Bojonegoro Kota, wilayah selatan, timur hingga barat.
Namun, BPBD mencatat kejadian kebakaran lahan ilalang di Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat agar warga tidak lengah saat beraktivitas di lahan terbuka.
“Masyarakat yang beraktivitas di lahan terbuka diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama karena cuaca cerah dan suhu siang cukup tinggi,” demikian imbauan dalam pemantauan Pusdalops BPBD Bojonegoro.
Sementara itu, kondisi hidrologi Bengawan Solo masih terpantau aman.
Tinggi muka air (TMA) tercatat 6,00 meter dengan status normal dan tren ketinggian relatif stabil.
Data tersebut bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo.
Kondisi ini menunjukkan situasi sungai masih dalam keadaan terkendali.
Secara umum, kondisi cuaca dan hidrologi Bojonegoro pada Senin (17/8/2026) terpantau relatif aman.
Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan, terutama terhadap potensi kebakaran lahan akibat kondisi panas dan kering.
Pemantauan terus dilakukan Pusdalops BPBD sebagai bagian dari upaya mengantisipasi kejadian bencana.
Masyarakat diharapkan segera melapor apabila menemukan potensi maupun kejadian kebakaran di wilayahnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,