‎Halal Bihalal MUI Bojonegoro, Kapolres Buka Ruang Kritik dan Soroti Pengawasan Anak Bermedsos

BOJONEGOROtimes.Id – Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi menghadiri kegiatan halal bihalal bersama keluarga besar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (14/4/2026).

‎Acara yang berlangsung di Aula Kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Kota Bojonegoro itu berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

‎Momentum Syawal dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antar tokoh agama, pemerintah daerah, dan unsur Forkopimda.

‎Suasana kekeluargaan terlihat mewarnai jalannya kegiatan sejak awal hingga akhir acara.

‎Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting di Bojonegoro.

‎Di antaranya Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH Alamul Huda, Kepala Kemenag Bojonegoro Amanulloh, serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bojonegoro Kusnandaka Tjatur Prasetijo.

‎Turut hadir Ketua FKUB Bojonegoro Hanafi, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Muh Abdullah Hafith, serta tamu undangan lainnya.

‎Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol kuatnya sinergi lintas lembaga di Bojonegoro.

‎Dalam sambutannya, AKBP Afrian menyampaikan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh tamu yang hadir.

‎Ia juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin dalam suasana Syawal yang masih terasa hangat.

‎Menurutnya, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan saling memahami.

‎Momen seperti ini dinilai penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik antar elemen masyarakat.

‎Kapolres menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis antara aparat keamanan, ulama, dan masyarakat.

‎Menurutnya, keamanan dan ketertiban daerah akan semakin kuat jika dibangun melalui sinergi dan saling percaya.

‎Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin menyampaikan kritik maupun masukan kepada kepolisian.

‎Pendekatan dialog dinilai menjadi langkah efektif untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

‎“Kalau ada persoalan atau kendala di lapangan, mari kita komunikasikan bersama. Kami terbuka menerima saran, masukan, maupun kritik yang sifatnya membangun,” ujar AKBP Afrian.

‎Ia menegaskan bahwa Polres Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

‎Menurutnya, masukan dari warga menjadi bagian penting dalam evaluasi kinerja kepolisian.

‎Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan diyakini bisa diselesaikan lebih cepat.

‎Selain soal keamanan wilayah, Kapolres juga menyoroti pentingnya pengawasan anak di era digital.

‎Ia mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mendampingi anak dalam menggunakan media sosial dan perangkat telepon pintar.

‎Menurutnya, tantangan menjaga ketertiban saat ini tidak hanya terjadi di lingkungan nyata, tetapi juga di ruang digital.

‎Karena itu, edukasi sejak dini dinilai penting agar anak terhindar dari dampak negatif dunia maya.

‎AKBP Afrian berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi Bojonegoro tetap aman dan kondusif.

‎Baik dalam kehidupan sosial sehari-hari maupun saat berinteraksi di dunia digital, sikap bijak sangat dibutuhkan.

‎Ia menilai kolaborasi antara keluarga, tokoh agama, dan aparat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang sehat.

‎“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, termasuk menjaga etika dan ketertiban di ruang digital,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *