BOJONEGOROtimes.Id – RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro kini menyediakan layanan khusus kanker melalui poli onkologi, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti Surabaya.
Inovasi ini menjadi angin segar bagi masyarakat karena pelayanan bisa dilakukan lebih cepat dan dekat.
Topik ini dibahas dalam talkshow SAPA! Bojonegoro di Radio Malowopati FM, Jumat (10/04/2026).
Acara menghadirkan dr. Caesar, A.T., Sp.PD dan dr. Rahmat Trisnanto yang dipandu host Lia Yunita.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, dr. Rahmat Trisnanto, menyampaikan bahwa layanan ini sudah tersedia sejak Desember lalu.
Menurutnya, masyarakat kini dapat melakukan pemeriksaan awal kanker tanpa harus keluar kota.
Poli onkologi tersebut berada di gedung rawat jalan lantai 2 RSUD Sosodoro.
“Sekarang masyarakat Bojonegoro sudah bisa mendapatkan layanan pemeriksaan dan penanganan awal kanker di daerah sendiri,” ujarnya.
Ia menambahkan, layanan ini juga terbuka bagi masyarakat yang memiliki gejala mencurigakan seperti benjolan.
Dengan adanya fasilitas ini, deteksi dini diharapkan bisa lebih optimal dilakukan.
Pasien tidak harus menunggu kondisi parah untuk mendapatkan penanganan.
Langkah ini sekaligus mendekatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata.
Sementara itu, dr. Caesar menegaskan bahwa kanker dapat menyerang siapa saja tanpa memandang latar belakang.
Karena itu, deteksi dini menjadi faktor penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan tanda-tanda awal pada tubuh.
“Semakin cepat kanker terdeteksi, peluang sembuh akan semakin besar, tergantung jenis dan stadium,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa tidak semua benjolan merupakan kanker karena tumor terbagi menjadi jinak dan ganas.
Pemeriksaan medis diperlukan untuk memastikan kondisi tersebut secara akurat.
Penanganan kanker pun beragam, mulai dari operasi hingga kemoterapi dan radioterapi.
“Kemoterapi dilakukan dengan pemberian obat, baik melalui infus maupun metode lain dengan durasi bervariasi,” tambahnya.
Selain pengobatan, kedua narasumber menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan.
Masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan alami dan mengurangi makanan instan.
Olahraga rutin, istirahat cukup, serta pengelolaan stres juga berperan penting.
Upaya tersebut dinilai efektif untuk menekan risiko sekaligus menjaga kesehatan secara menyeluruh. (*)
















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,