BOJONEGOROtimes.Id – Pelayanan publik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro kembali mencatatkan prestasi membanggakan.
Institusi ini berhasil menunjukkan kualitas layanan yang semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Penilaian tersebut dilakukan oleh Ombudsman Republik Indonesia melalui evaluasi menyeluruh.
Hasilnya, Lapas Bojonegoro berhasil menempati posisi teratas di kategorinya.
Dalam penilaian tersebut, Lapas Bojonegoro dinobatkan sebagai yang terbaik untuk kategori Lapas dan Rumah Tahanan Negara.
Capaian ini menjadi indikator keberhasilan dalam membangun sistem pelayanan yang lebih baik.
Proses penilaian mencakup berbagai aspek penting dalam pelayanan publik.
Mulai dari keterbukaan informasi hingga kualitas respons terhadap masyarakat.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Triyoga Muhtar Habibi kepada Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca.
Acara penyerahan berlangsung di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur di Surabaya.
Momentum tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran.
Sekaligus menegaskan posisi Lapas Bojonegoro sebagai lembaga yang berprestasi.
Berdasarkan hasil evaluasi, Lapas Bojonegoro memperoleh nilai 83,91 dengan predikat “baik”.
Nilai ini mencerminkan adanya peningkatan signifikan dalam berbagai aspek pelayanan.
Terutama dalam hal transparansi, akuntabilitas, serta kecepatan dalam melayani masyarakat.
Hal ini juga menunjukkan komitmen dalam memberikan layanan yang profesional.
Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim.
Ia menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari sinergi dan dedikasi jajaran.
“Ini adalah hasil kerja bersama. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta mempertahankan kepercayaan publik,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam meraih prestasi tersebut.
Lebih lanjut, ia menyebut capaian ini akan dijadikan landasan untuk terus melakukan inovasi pelayanan.
Upaya peningkatan kualitas akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
Tidak hanya untuk mempertahankan prestasi, tetapi juga untuk melampaui capaian yang ada.
Dengan demikian, pelayanan publik dapat semakin optimal ke depannya.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa transformasi di sektor pemasyarakatan dapat diwujudkan secara nyata.
Komitmen kuat dan konsistensi dalam bekerja menjadi faktor utama keberhasilan tersebut.
Lapas Bojonegoro kini menjadi contoh positif dalam peningkatan layanan publik.
Sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,