BOJONEGOROtimes.Id – Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur utama Bojonegoro–Padangan, tepatnya di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, Kamis (2/4/2026) siang.
Peristiwa ini melibatkan sebuah truk dan mobil Toyota Rush yang bertabrakan cukup keras.
Insiden tersebut langsung menarik perhatian warga sekitar karena terjadi di jalan yang ramai kendaraan.
Akibat kejadian ini, sejumlah korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa kecelakaan di wilayah barat Bojonegoro itu terjadi sekitar pukul 11.40 WIB.
Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas di jalur tersebut terpantau cukup padat.
Kedua kendaraan diketahui melaju dari arah berlawanan sebelum akhirnya bertabrakan.
Benturan keras pun tidak dapat dihindari di lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan kronologi kejadian.
Truk bernopol AG-8823-RM melaju dari arah timur menuju barat.
Sementara dari arah berlawanan, melaju Toyota Rush bernopol S-1451-CG yang dikemudikan A.F.S. (66).
Kendaraan tersebut diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Kapas.
Saat mendekati lokasi kejadian, pengemudi Rush diduga berusaha menyalip kendaraan di depannya.
Manuver itu dilakukan dengan mengambil jalur kanan yang merupakan arah berlawanan.
Namun jarak dengan truk yang datang dari depan sudah terlalu dekat.
Situasi tersebut membuat tabrakan tidak bisa dihindari.
“Karena jarak sudah tidak memungkinkan, tabrakan pun terjadi,” ujar Ipda Septian.
Benturan keras mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Beberapa bagian kendaraan terlihat ringsek akibat kerasnya tabrakan.
Petugas pun segera datang untuk melakukan penanganan di lokasi.
Akibat kecelakaan tersebut, total lima orang mengalami luka-luka dan dua lainnya luka ringan.
Para korban terdiri dari sopir dan penumpang dari kedua kendaraan yang terlibat.
Di antara korban terdapat seorang anak berusia 11 tahun serta lansia berusia 81 tahun.
Seluruh korban langsung dievakuasi ke RSUD Padangan untuk mendapatkan perawatan.
Selain menimbulkan korban, kejadian ini juga berdampak pada arus lalu lintas.
Kemacetan sempat terjadi karena proses evakuasi kendaraan dan korban di lokasi.
Petugas kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas agar situasi kembali normal.
Kondisi jalan berangsur lancar setelah proses penanganan selesai dilakukan.
Ipda Septian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara.
Ia menekankan pentingnya memperhitungkan jarak dan kondisi sebelum mendahului kendaraan lain.
“Pastikan kondisi aman dan jarak cukup sebelum menyalip,” tegasnya.
Menurutnya, risiko tabrakan dari arah berlawanan sangat tinggi jika pengemudi ceroboh. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,