BOJONEGOROtimes.Id – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, turun langsung meninjau pelaksanaan Operasi Pasar LPG 3 kilogram bersubsidi di Lapangan Jalan Ki Lurah Sandung, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Senin (30/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sebanyak 560 tabung LPG untuk masyarakat.
Tabung gas bersubsidi itu dijual dengan harga terjangkau, yakni Rp18.000 per tabung.
Langkah ini dilakukan untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan energi dengan harga stabil.
Turut hadir dalam kegiatan itu sejumlah pihak terkait, mulai dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UM, hingga unsur TNI-Polri dan Pertamina.
Keterlibatan lintas sektor ini menjadi upaya bersama dalam menjaga distribusi LPG tetap aman dan lancar.
Selain itu, koordinasi ini juga bertujuan menciptakan kondisi yang kondusif di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menghindari potensi kelangkaan di tingkat konsumen.
Operasi pasar ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Bojonegoro setelah dilakukan evaluasi kondisi di lapangan.
Pemkab kemudian bergerak cepat dengan menjalin komunikasi intensif bersama Pertamina.
Hasilnya, tambahan kuota LPG sebesar 10 persen berhasil direalisasikan untuk memenuhi lonjakan permintaan.
Kebijakan ini menjadi solusi konkret dalam menjaga ketersediaan pasokan di masyarakat.
“Atas arahan Bapak Bupati, kami langsung mengajukan penambahan kuota LPG sebesar 10 persen ke Pertamina, dan sudah terealisasi. Operasi pasar ini digelar agar distribusinya benar-benar tepat sasaran ke masyarakat,” ujar Nurul Azizah.
Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah terhadap kebutuhan warga.
Selain memastikan stok tersedia, operasi pasar juga bertujuan menekan lonjakan harga di pasaran.
Dengan begitu, masyarakat dapat memperoleh LPG dengan harga yang wajar.
Pemilihan Kecamatan Dander sebagai lokasi operasi pasar didasarkan pada tingginya tingkat kelangkaan serta kenaikan harga yang cukup signifikan.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah digelar di Kecamatan Sekar pada 28 Maret 2026.
Antusiasme warga terlihat tinggi, terbukti dalam waktu satu jam sebanyak 170 tabung berhasil terjual.
Hal ini menunjukkan kebutuhan LPG bersubsidi di masyarakat memang sedang meningkat.
Operasi pasar tidak hanya dilaksanakan di Dander, tetapi juga menyasar wilayah lain seperti Padangan, Bojonegoro kota, Kepohbaru, hingga Kanor.
Program ini akan terus digulirkan secara bertahap untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Pemkab berharap distribusi LPG dapat lebih merata dan tidak menumpuk di satu wilayah saja.
Dengan demikian, potensi kelangkaan bisa ditekan secara menyeluruh.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah ingin memastikan masyarakat merasa lebih tenang menjelang hari raya.
Ketersediaan LPG menjadi salah satu kebutuhan penting bagi rumah tangga, terutama saat momentum Lebaran.
Karena itu, pengawasan distribusi akan terus diperketat agar tepat sasaran.
Sinergi antara pemerintah, Pertamina, dan aparat keamanan menjadi kunci keberhasilan program ini. (Prokopim)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,