BOJONEGOROtimes.Id – Memasuki hari terakhir libur panjang Lebaran, Polsek Kalitidu Bojonegoro meningkatkan patroli di sejumlah objek wisata, Minggu (29/3/2026).
Kegiatan ini dipimpin Ka SPK 1 Aipda Bima Gayuh bersama anggota jaga untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Patroli difokuskan pada lokasi wisata yang diprediksi ramai didatangi masyarakat.
Langkah ini dilakukan guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Kalitidu AKP Saefudinuri mengungkapkan bahwa akhir masa libur biasanya dimanfaatkan warga untuk berwisata.
Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah sekitar, tetapi juga dari luar daerah.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas jika tidak diantisipasi.
“Ramainya tempat wisata berpotensi memicu gangguan keamanan sehingga perlu pengawasan,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa meningkatnya kunjungan wisata berdampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Namun di sisi lain, potensi kerawanan seperti kemacetan hingga tindak kriminal tetap perlu diwaspadai.
Risiko kecelakaan di area wisata juga menjadi perhatian aparat kepolisian.
“Kondisi ini harus diimbangi dengan pengamanan agar tetap aman dan tertib,” tambahnya.
Polsek Kalitidu berkomitmen melakukan patroli di seluruh objek wisata, baik wisata alam maupun kolam renang.
Selain menjaga keamanan, kehadiran polisi juga untuk memberikan rasa nyaman kepada pengunjung.
Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengutamakan keselamatan saat berlibur.
“Tujuan kami agar masyarakat bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.
Beberapa destinasi favorit di Kalitidu antara lain Agrowisata Belimbing Ngringinrejo, kolam renang Bonero dan Mayangrejo.
Selain itu, petilasan Angling Dharmo di Desa Wotangare juga menjadi tujuan wisata sejarah.
Lokasi-lokasi tersebut kerap dipadati pengunjung saat musim libur panjang.
Patroli rutin diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,