BOJONEGOROtimes.Id – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Bojonegoro, Harry Winarca, menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Angling Dharma PWI Award 2026.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
Komitmen terhadap pembinaan warga binaan serta keterbukaan informasi menjadi poin penting dalam penilaian tersebut.
Capaian ini sekaligus menegaskan keberhasilan kepemimpinannya dalam membawa perubahan positif di Lapas Bojonegoro.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro.
Prosesi penyerahan berlangsung di Aula Angling Dharma, kompleks Pemkab Bojonegoro, Jumat (27/3/2026).
Acara ini turut dihadiri berbagai unsur pejabat daerah dan insan pers.
Momen tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kerja nyata yang telah dilakukan jajaran lapas.
Dalam proses penilaian, PWI menggunakan sejumlah indikator yang ketat dan terukur.
Mulai dari kualitas kepemimpinan, pelayanan publik, hingga pembinaan terhadap warga binaan.
Selain itu, aspek transparansi informasi kepada media juga menjadi perhatian utama.
Hal ini memastikan penghargaan diberikan secara objektif dan profesional.
Di bawah kepemimpinan Harry Winarca, Lapas Bojonegoro dinilai mengalami banyak kemajuan.
Langkah-langkah tegas dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lapas.
Razia rutin digelar guna memberantas peredaran barang terlarang seperti ponsel ilegal dan narkoba.
Upaya tersebut juga menyasar praktik pungutan liar agar tidak terjadi di lingkungan lapas.
Tak hanya penegakan aturan, suasana lapas juga terus dibenahi agar lebih nyaman.
Kebersihan, keamanan, dan ketertiban menjadi prioritas utama dalam pengelolaan sehari-hari.
Pelayanan terhadap keluarga warga binaan turut ditingkatkan secara signifikan.
Hal ini bertujuan menghadirkan layanan yang lebih humanis dan profesional.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus adalah hubungan dengan media.
Lapas Bojonegoro dinilai aktif membuka ruang komunikasi dengan insan pers.
Keterbukaan informasi ini menjadi wujud nyata transparansi kepada publik.
Langkah tersebut juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Harry Winarca mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran.
“Penghargaan ini adalah milik bersama dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak, termasuk media, akan terus diperkuat ke depan.
Ia juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas di lingkungan lapas.
Berbagai upaya akan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.
“Kami berkomitmen menjaga lapas tetap aman, tertib, serta bebas dari praktik yang melanggar aturan,” tegasnya.
Selain itu, transparansi pelayanan publik akan terus ditingkatkan secara berkelanjutan.
Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi Lapas Bojonegoro.
Inovasi dalam sistem pemasyarakatan akan terus dikembangkan ke arah yang lebih baik.
Pendekatan humanis dan profesional menjadi fokus utama dalam pelayanan.
Dengan begitu, kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan dapat semakin meningkat. (*)
















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,