BOJONEGOROtimes.Id – Kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di jalur ramai Sumberrejo–Kanor. Peristiwa tersebut tepatnya berlangsung di Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (26/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Insiden ini melibatkan seorang pengendara sepeda motor yang masih berstatus pelajar.
Kejadian berlangsung di siang hari saat arus lalu lintas terpantau cukup padat.
Peristiwa ini pun sempat menarik perhatian warga sekitar lokasi.
Korban diketahui bernama Mulyarama Ardian (18), warga Dusun Prembukaan, Desa Pekuwon, Kecamatan Sumberrejo.
Ia mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi S-4300-AA.
Saat kejadian, korban melaju dari arah utara menuju ke selatan.
Namun nahas, kendaraan yang dikendarainya tiba-tiba kehilangan kendali.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, motor yang semula melaju normal mendadak oleng.
Arah kendaraan tiba-tiba bergerak ke kanan tanpa kendali yang jelas.
Pengendara diduga tidak mampu menguasai laju sepeda motor tersebut.
Akibatnya, motor langsung menabrak pohon yang berada di tepi jalan.
Salah satu saksi mata, Syailendra (33), mengungkapkan bahwa kejadian berlangsung sangat cepat.
Ia melihat motor korban awalnya melaju seperti biasa tanpa tanda mencurigakan.
Namun dalam hitungan detik, kendaraan tersebut oleng dan keluar jalur.
“Motor awalnya terlihat biasa saja, tapi tiba-tiba oleng ke kanan lalu menabrak pohon cukup keras,” ujarnya.
Warga yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan kepada korban.
Beruntung, korban masih dalam kondisi sadar setelah kejadian tersebut.
Korban hanya mengalami luka ringan meskipun benturan tergolong cukup keras.
Sementara itu, bagian depan sepeda motor mengalami kerusakan yang cukup parah.
Petugas dari Polsek Sumberrejo segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan.
Laporan masuk sekitar pukul 12.35 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan cepat.
Dua personel yang diterjunkan ke lokasi yakni Aiptu Mulyono dan Aipda Minan.
Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan situasi.
Selain melakukan penanganan di lokasi, petugas juga meminta keterangan dari para saksi.
Dua saksi yang dimintai keterangan yakni Syailendra dan Dion Mei Gianto (35).
Keterangan tersebut digunakan untuk melengkapi proses pendataan kejadian.
Hal ini juga menjadi bagian dari upaya penyelidikan penyebab kecelakaan.
Dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Namun kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp2 juta.
Kerusakan utama terjadi pada bagian depan sepeda motor korban.
Sementara kondisi jalan di lokasi kejadian relatif normal tanpa hambatan berarti.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara.
Khususnya bagi kalangan pelajar, diminta untuk selalu menjaga konsentrasi di jalan.
Pengendara juga diingatkan untuk mengontrol kecepatan kendaraan.
Langkah ini penting guna meminimalisir risiko kecelakaan di jalan raya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,