BOJONEGOROtimes.Id – Kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Selasa, 24 Maret 2026, terpantau cukup stabil sepanjang hari.
Berdasarkan data terbaru, tidak terdapat indikasi cuaca ekstrem maupun potensi bencana alam.
Langit di sebagian besar wilayah terlihat cerah hingga berawan dengan perubahan yang masih tergolong wajar.
Situasi ini mendukung aktivitas masyarakat yang berlangsung normal sejak pagi hingga malam hari.
Memasuki pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB, cuaca di Bojonegoro tampak cerah dengan suhu udara berkisar 27 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan ringan sekitar 8,4 km per jam.
Kelembapan udara cukup tinggi, mencapai 88 persen, sehingga udara terasa agak lembap.
Kondisi ini masih tergolong nyaman untuk memulai aktivitas harian masyarakat.
Saat siang hari, suhu udara mengalami peningkatan cukup signifikan hingga menyentuh 31 derajat Celsius.
Cuaca berubah menjadi cerah berawan dengan intensitas panas yang lebih terasa dibanding pagi hari.
Kecepatan angin juga meningkat menjadi 12,7 km per jam, memberikan sedikit kesejukan di tengah suhu tinggi.
Sementara itu, tingkat kelembapan menurun ke angka 68 persen, membuat udara terasa lebih kering dan panas.
Memasuki malam hari, kondisi langit berubah menjadi berawan dengan suhu menurun menjadi sekitar 25 derajat Celsius.
Arah angin bergeser dari tenggara dengan kecepatan yang lebih rendah, yakni sekitar 3,1 km per jam.
Kelembapan udara kembali meningkat hingga mencapai 92 persen, menandakan udara semakin lembap.
Perubahan ini umum terjadi seiring peralihan suhu dari siang ke malam hari.
Pada dini hari, cuaca di Bojonegoro masih didominasi awan dengan suhu turun hingga 23 derajat Celsius.
Angin berhembus dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 6,4 km per jam.
Kelembapan udara tetap tinggi di angka 91 persen, menjaga kondisi udara tetap lembap.
Situasi ini menunjukkan pola cuaca yang stabil tanpa perubahan ekstrem.
Secara umum, pantauan visual di berbagai wilayah Bojonegoro, baik bagian kota maupun kawasan selatan, timur, dan barat, menunjukkan kondisi langit berawan.
Tidak ditemukan adanya kejadian bencana alam selama periode pemantauan hari ini.
Aktivitas masyarakat pun berjalan lancar tanpa gangguan cuaca yang berarti.
Hal ini menandakan kondisi atmosfer di wilayah Bojonegoro relatif aman.
Di sisi lain, kondisi Sungai Bengawan Solo juga terpantau dalam keadaan normal.
Tinggi muka air tercatat berada di angka 8,20 meter dengan tren yang stabil.
Belum ada indikasi peningkatan debit air yang mengarah pada potensi banjir.
Situasi ini memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.
Pusdalops BPBD Bojonegoro tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap perubahan cuaca.
“Meski kondisi saat ini relatif aman, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap perubahan suhu dan kelembapan udara,” imbau petugas.
Terutama saat siang hari yang cukup panas serta malam hingga dini hari yang cenderung lembap.
Kewaspadaan ini penting untuk menjaga kesehatan dan keselamatan dalam beraktivitas sehari-hari. (*)













Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,