BOJONEGOROtimes.Id – Selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bojonegoro dipastikan tetap beroperasi.
Masyarakat tidak perlu khawatir karena layanan medis tetap tersedia untuk kebutuhan darurat maupun perawatan.
Dinas Kesehatan telah menyiapkan sistem pelayanan khusus guna menjaga akses kesehatan tetap optimal.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momen Lebaran.
Selain warga lokal, pemudik juga dapat memanfaatkan layanan yang disediakan.
Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan disiagakan secara bergilir.
Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) menjadi prioritas dengan operasional penuh selama 24 jam.
“Dokter, perawat, bidan, dan tenaga kesehatan lainnya disiagakan secara bergilir selama 24 jam,” ujarnya.
Sejumlah rumah sakit daerah seperti RSUD Sosodoro Djatikoesoemo hingga RSUD Kepohbaru telah menyiapkan tim medis lengkap.
Termasuk dokter spesialis yang siap dipanggil sewaktu-waktu (on call).
Tak hanya rumah sakit, sebanyak 35 puskesmas di 28 kecamatan juga difungsikan sebagai posko kesehatan. Layanan UGD, persalinan, dan rawat inap tetap berjalan tanpa henti.
Setiap posko didukung ambulans siaga serta tenaga medis yang siap turun ke lapangan.
Fasilitas penunjang seperti obat-obatan darurat, oksigen, hingga alat pertolongan pertama juga disediakan.
Hal ini untuk memastikan penanganan cepat bagi kondisi darurat.
Selain itu, layanan Public Safety Center (PSC) 119 tetap aktif sebagai pusat respons cepat.
Sistem rujukan kegawatdaruratan dikendalikan melalui Command Center SIAGABRO.
Pelayanan rawat jalan memang ditutup saat hari H Lebaran dan cuti bersama.
Namun layanan penting seperti ICU, NICU, hemodialisa, dan tindakan darurat tetap berjalan normal.
Dengan kesiapan ini, masyarakat diharapkan dapat menjalani Lebaran dengan aman, sehat, dan nyaman. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,