LAMONGAN – Proses kepulangan santri gelombang ketiga atau terakhir dari Pondok Pesantren Sunan Drajat berlangsung aman dan tertib pada Selasa (17/03/2026).
Kegiatan ini digelar di halaman pondok yang berlokasi di Desa Banjarwati, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.
Sejak pagi pukul 09.00 WIB, para santri mulai bersiap meninggalkan pondok menuju daerah asal masing-masing.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga selesai tanpa kendala berarti.
Pengamanan dan pelayanan dilakukan oleh jajaran Polsek Paciran Polres Lamongan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti, S.E bersama personel Pos Pengamanan Ops Ketupat Semeru 2026.
Kehadiran aparat kepolisian difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas serta pengawasan keamanan di lokasi.
Hal ini dilakukan untuk memastikan aktivitas kepulangan berjalan tertib dan nyaman.
Pada gelombang terakhir ini, sebanyak 868 santri diberangkatkan secara bersama-sama menggunakan berbagai moda transportasi.
Armada yang digunakan meliputi 8 unit bus besar, 5 bus medium, serta belasan kendaraan jenis Elf dan Pregio.
Selain itu, sekitar 400 santri lainnya dijemput langsung oleh keluarga masing-masing di lokasi pondok.
Keberangkatan dilakukan secara bertahap guna menghindari kepadatan kendaraan.
Para santri yang mengikuti program mudik bersama berasal dari berbagai daerah.
Di antaranya meliputi wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah seperti Blora, Kendal, dan Rembang.
Keberagaman asal daerah ini membuat pengaturan keberangkatan dilakukan secara terorganisir.
Dengan demikian, perjalanan para santri dapat berlangsung lebih tertib dan aman.
Kapolsek Paciran AKP Erni Sugihastuti, S.E melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd menyampaikan pentingnya pengamanan dalam kegiatan ini.
“Pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri untuk menjamin keselamatan para santri selama proses kepulangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kehadiran petugas di lapangan bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Selain itu juga untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa gangguan.
Pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada seluruh pengemudi armada.
“Pengemudi diharapkan selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan,” tambahnya.
Hal ini penting agar seluruh santri dapat tiba di tujuan dengan selamat dan tepat waktu.
Dengan pengamanan optimal, kegiatan kepulangan santri pun berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,