‎Wabup Bojonegoro Salurkan Bansos untuk Yatim, Lansia, dan Disabilitas di Kapas

BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat program perlindungan sosial bagi masyarakat.

‎Upaya ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial kepada kelompok masyarakat rentan.

‎Program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah daerah dalam membantu warga yang membutuhkan.

‎Bantuan diharapkan mampu meringankan beban serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah pada Jumat (13/3/2026).

‎Kegiatan berlangsung di Pendopo Kecamatan Kapas dan dihadiri sejumlah pejabat terkait.

‎Bantuan diberikan kepada anak yatim, piatu, yatim piatu, lansia sebatang kara, serta penyandang disabilitas.

‎Penyaluran ini merupakan bagian dari program rutin pemerintah daerah untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

‎Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Agus Susetyo, Kepala Dinas Kesehatan, serta perwakilan dari Bank Jatim.

‎Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan sinergi lintas instansi dalam mendukung program sosial pemerintah.

‎Pemerintah daerah ingin memastikan seluruh proses penyaluran berjalan transparan dan akuntabel.

‎Dengan demikian, bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang berhak.

‎Pada tahun 2026 ini, bantuan sosial di Kecamatan Kapas diberikan kepada 112 anak yatim, piatu, dan yatim piatu.

‎Masing-masing penerima memperoleh bantuan senilai Rp1.500.000.

‎Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada kelompok lansia sebatang kara dan penyandang disabilitas.

‎Program ini menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian lebih.

‎Sebanyak 249 penerima dari kategori lansia sebatang kara dan penyandang disabilitas juga mendapatkan bantuan.

‎Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp900.000.

‎Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penerima manfaat.

‎Pemerintah daerah berharap program ini mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

‎Kepala Dinas Sosial Bojonegoro Agus Susetyo menjelaskan bahwa penyaluran bantuan mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

‎Data tersebut digunakan untuk memastikan bantuan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak menerima.

‎Selain itu, data yang akurat juga mempermudah pemerintah dalam melakukan penyaluran secara tepat sasaran.

‎Dengan sistem ini, program bantuan diharapkan lebih efektif dan transparan.

‎“Semua penyaluran bansos ini mengacu pada data DTSEN. Kami juga mengapresiasi Kecamatan Kapas karena pendataan DTSEN di wilayah ini sudah mencapai 100 persen, sehingga bantuan bisa benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak,” ujar Agus Susetyo.

‎Ia juga menyampaikan bahwa program bantuan sosial tidak hanya berhenti di Kecamatan Kapas.

‎Pemerintah Kabupaten Bojonegoro akan melanjutkan penyaluran bantuan ke wilayah lain.

‎Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Kasiman.

‎Agenda berikutnya direncanakan akan berlangsung di Kecamatan Bubulan dan Kecamatan Kanor.

‎Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan rasa syukurnya karena pemerintah daerah kembali dapat menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

‎Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para penerima.

‎Selain itu, bantuan juga diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka.

‎Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan dukungan yang layak.

‎“Bantuan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan para penerima manfaat,” kata Nurul Azizah.

‎Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah daerah.

‎Pemkab Bojonegoro terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga.

‎Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya.

‎Hal ini penting untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan bersama.

‎Selain itu, Pemkab Bojonegoro juga tengah merancang program perlindungan sosial bagi lansia sebatang kara.

‎Salah satu rencana yang disiapkan adalah penyediaan fasilitas panti khusus bagi lansia.

‎Fasilitas tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan tempat tinggal dan perawatan yang layak.

‎Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kelompok masyarakat rentan.

‎Di akhir kegiatan, Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah.

‎Ia berharap setiap program dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang luas.

‎Dukungan masyarakat dinilai sangat penting dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

‎Pemerintah pun terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.

‎“Semoga program-program pemerintah ini bisa terus berjalan dengan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat Bojonegoro,” tutupnya. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *