BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus menunjukkan kepeduliannya terhadap para penjaga rumah ibadah.
Salah satunya dengan memberikan perlindungan sosial melalui program jaminan ketenagakerjaan bagi marbot masjid maupun penjaga tempat ibadah lainnya.
Program ini diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi para marbot yang selama ini mengabdi menjaga fasilitas ibadah masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para pengabdi rumah ibadah.
Kegiatan pembinaan marbot digelar di Pendopo Malowopati dan dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Kepala Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro, serta Ketua Dewan Masjid Bojonegoro.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk memastikan para marbot mendapatkan perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.
Program ini diharapkan mampu memberikan perlindungan bagi mereka yang setiap hari menjalankan tugas menjaga rumah ibadah.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para marbot.
Ia menilai peran marbot sangat penting dalam menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan tempat ibadah bagi masyarakat.
Karena itu, pemerintah ingin memastikan mereka juga mendapatkan perlindungan sosial yang layak melalui program jaminan ketenagakerjaan.
“Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, para marbot memperoleh perlindungan sosial. Apabila terjadi risiko kerja atau meninggal dunia, ahli waris dapat menerima santunan hingga puluhan juta rupiah serta bantuan pendidikan bagi anak-anak yang ditinggalkan,” ujar Nurul Azizah.
Selain santunan, pemerintah juga membuka peluang bagi anak penerima manfaat untuk mendapatkan dukungan pendidikan.
Bantuan tersebut dapat dimanfaatkan mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Program ini diharapkan mampu memberikan jaminan masa depan yang lebih baik bagi keluarga marbot.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada para marbot atas dedikasi yang selama ini diberikan.
Menurutnya, keberadaan marbot memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid maupun tempat ibadah lainnya sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang.
“Tanpa peran bapak dan ibu sekalian, masjid serta tempat ibadah tidak akan terawat dengan baik. Tugas yang dijalankan para marbot merupakan pekerjaan mulia yang memberi manfaat besar bagi masyarakat,” kata Bupati Setyo Wahono.
Ia juga berharap masjid dapat terus berkembang menjadi pusat kegiatan masyarakat.
Selain sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan menjadi ruang untuk pengajian, diskusi, hingga kegiatan sosial yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada sejumlah marbot masjid dan penjaga gereja di Kabupaten Bojonegoro.
Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata dari pemerintah kepada para penjaga rumah ibadah yang selama ini berperan penting dalam kehidupan sosial masyarakat.
Melalui berbagai program seperti perlindungan sosial, layanan kesehatan gratis, hingga forum dialog publik yang rutin digelar setiap tanggal 17, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah terus meningkat.
Dukungan dari seluruh elemen masyarakat dinilai penting untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. (Prokopim)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,