‎Muspika dan IPSI Turi Perkuat Sinergi, Stabilitas Keamanan Ramadhan Jadi Prioritas di Lamongan

LAMONGAN – Menyongsong Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, unsur Muspika Kecamatan Turi bersama perguruan pencak silat menggelar pertemuan silaturahmi dan penandatanganan kesepakatan bersama.

‎Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kecamatan Turi dalam suasana penuh kebersamaan dan komitmen menjaga persatuan.

‎Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan hingga Lebaran.

‎Seluruh elemen yang hadir sepakat bahwa kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab bersama.

‎Acara tersebut dihadiri Camat Turi Rakhmat Hidayat, S.H., M.M., perwakilan Polsek Turi Ipda Iswandi, serta Batuud Koramil 0812/03 Turi Peltu Kasminto yang mewakili Danramil.

Turut hadir pula para Ketua Ranting perguruan silat di bawah naungan IPSI Kecamatan Turi.

‎Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor di wilayah yang dikenal sebagai “Kota Soto” tersebut.

‎Momentum ini sekaligus mempererat komunikasi antarorganisasi agar tetap harmonis.

‎Dalam sambutannya, Camat Turi Rakhmat Hidayat menekankan bahwa kesepakatan yang dibuat harus benar-benar dijalankan.

Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan mengedepankan musyawarah jika terjadi persoalan di lapangan.

‎“Kesepakatan ini harus menjadi pedoman bersama, bukan sekadar formalitas. Jangan sampai ada tindakan main hakim sendiri,” tegasnya.

‎Menurutnya, stabilitas wilayah menjadi kunci kenyamanan masyarakat dalam beribadah.

‎Hal senada disampaikan Peltu Kasminto yang mewakili Danramil 0812/03 Turi.

Ia mengajak seluruh anggota perguruan silat untuk tampil sebagai teladan dalam menjaga ketenteraman lingkungan.

‎“Kami berharap seluruh pendekar di Turi menjadi pelopor perdamaian dan ikut menjaga kamtibmas tetap aman,” ujarnya.

‎Ia juga menegaskan pentingnya dukungan terhadap program pemerintah demi kesejahteraan bersama.

‎Prosesi inti kegiatan ditandai dengan pembacaan poin-poin kesepakatan oleh Ipda Iswandi.

Seluruh ketua perguruan silat mengikuti pembacaan tersebut dengan penuh khidmat dan kesungguhan.

‎Setelah itu, dilakukan penandatanganan dokumen sebagai bentuk komitmen bersama menjaga keamanan wilayah.

‎Kesepakatan ini diharapkan menjadi landasan kuat terciptanya situasi Turi yang aman, damai, dan kondusif sepanjang Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *