TNI-Polri dan IPSI Ngimbang Perkuat Sinergi, Komitmen Damai Perguruan Silat di Lamongan

LAMONGAN – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Lamongan terus diperkuat jajaran Muspika Kecamatan Ngimbang melalui kegiatan silaturahmi dan penandatanganan kesepakatan bersama antara IPSI dan seluruh ketua perguruan silat se-Kecamatan Ngimbang, Selasa (24/02/2026).

‎Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah preventif untuk mencegah potensi konflik antar kelompok pesilat.

‎Selain mempererat hubungan antar perguruan, acara ini juga menjadi momentum memperkuat sinergitas lintas sektor.

‎Komitmen bersama ini diharapkan mampu menciptakan situasi wilayah yang aman dan harmonis.

‎Acara yang berlangsung di wilayah Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan tersebut dihadiri unsur pimpinan wilayah.

‎Tampak hadir Camat Ngimbang Anton Sujarwo, S.Pd., M.M., Kapolsek Ngimbang Iptu I Wayan Sumantra, S.H., serta perwakilan Danramil 0812/06 Ngimbang yang diwakili Batuud Pelda Suratman.

‎Kehadiran jajaran Muspika menunjukkan keseriusan pemerintah dan aparat keamanan dalam membangun stabilitas sosial.

‎Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

‎Dalam sambutannya, jajaran Muspika menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan persatuan antar perguruan silat.

Perguruan silat dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berjiwa sportif.

‎Batuud Ngimbang, Pelda Suratman, menyampaikan bahwa sinergi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.

‎Ia mengingatkan agar kepentingan bersama lebih diutamakan dibanding ego kelompok.

‎“Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan seluruh perguruan silat menjadi pondasi utama menjaga keamanan wilayah. Kami berharap kesepakatan ini tidak hanya menjadi simbolis, tetapi benar-benar dilaksanakan secara konsisten,” tegas Pelda Suratman.

‎Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi komitmen bersama menjaga Kamtibmas.

Seluruh ketua perguruan silat menyatakan kesiapan untuk menghindari gesekan serta menolak segala bentuk provokasi.

‎Penandatanganan naskah kesepakatan dilakukan oleh Ketua IPSI Ngimbang, Aris Pramono, bersama para ketua perguruan.

‎Momen tersebut menjadi simbol kuat persatuan dan komitmen damai para pesilat di Ngimbang.

‎Melalui langkah ini, Muspika Ngimbang berharap potensi konflik dapat diminimalisir sejak dini.

Silaturahmi yang terjalin diharapkan semakin mempererat hubungan antar perguruan silat.

‎Stabilitas keamanan wilayah menjadi prioritas bersama demi kenyamanan masyarakat Lamongan.

‎Sinergi yang terbangun diharapkan terus berlanjut dalam berbagai kegiatan positif ke depan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *