Patroli Siang Polsek Kapas Bojonegoro Sasar Bengkel Motor, Cegah Curanmor dan Knalpot Brong

BOJONEGOROtimes.Id – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Kapas menggelar patroli dialogis di sejumlah bengkel motor wilayah Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro Sabtu (21/02/2026).

‎Kegiatan ini menyasar bengkel-bengkel di jalur utama sebagai langkah pencegahan tindak kriminalitas.

‎Petugas berdialog langsung dengan pemilik dan mekanik bengkel.

‎Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mempererat kemitraan sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

‎Dalam patroli itu, polisi memberikan imbauan terkait maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta potensi balap liar.

‎Petugas mengingatkan agar mekanik lebih selektif dalam menerima servis kendaraan.

‎Terutama permintaan pemasangan knalpot brong yang kerap menimbulkan kebisingan.

‎Apalagi saat ini masyarakat tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.

‎Anggota Polsek Kapas, Anang Kristanto, menegaskan pentingnya peran bengkel dalam menjaga ketertiban lingkungan.

‎“Kami minta pemilik bengkel tidak melayani pemasangan knalpot tidak standar. Jika ada permintaan seperti itu, sebaiknya ditolak demi kenyamanan bersama,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga keamanan wilayah.

‎Menurutnya, sinergi antara polisi dan warga menjadi kunci terciptanya situasi yang aman.

‎Kapolsek Kapas AKP Sudarsono, S.H., M.M., menambahkan patroli siang hari sengaja ditingkatkan untuk memastikan kehadiran polisi dirasakan masyarakat.

‎“Saya tekankan kepada anggota agar aktif turun ke lapangan, baik siang maupun malam hari, guna mencegah pelanggaran hukum,” tuturnya.

‎Ia menyebut patroli ke bengkel menjadi langkah preventif yang efektif.

‎Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat komunikasi antara kepolisian dan pelaku usaha.

‎Salah satu pemilik bengkel mengapresiasi kegiatan tersebut.

‎“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli rutin seperti ini,” ungkapnya.

‎Menurutnya, imbauan polisi menjadi pengingat agar tidak sembarangan menerima servis yang berpotensi melanggar aturan.

‎Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan demi keamanan dan kenyamanan bersama. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *