LAMONGAN – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Lamongan kembali menggelar pertemuan rutin dua bulanan pada Minggu (15/2/2026).
Rapat yang semula direncanakan mulai pukul 14.00 WIB itu baru berjalan satu jam kemudian sembari menunggu kelengkapan anggota.
Kegiatan berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB dengan pembahasan yang padat.
Atmosfer rapat terlihat khidmat sebagai tanda keseriusan organisasi menatap agenda ke depan.
Fokus utama pembahasan kali ini adalah pematangan program PJI Sambang Desa yang dalam waktu dekat akan direalisasikan.
Dalam kegiatan tersebut, PJI menyiapkan materi khusus terkait pemahaman cara menghadapi wartawan atau jurnalis.
Selain pembekalan, organisasi juga akan menyerahkan plakat penghargaan bagi desa yang menjadi tuan rumah.
Langkah itu dipandang sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kemitraan.
Dalam forum tersebut turut dipertegas kembali aturan mengenai iuran anggota yang bersifat wajib.
Pembayaran ditetapkan dua bulan sekali melalui transfer ke rekening BCA atas nama Ir. Handoyo.
Setiap anggota diminta mengirimkan bukti pembayaran ke grup resmi untuk memudahkan pencatatan bendahara.
Adapun tenggang pelunasan paling lambat tanggal 10 dengan format keterangan yang telah ditentukan.
Tak hanya soal program dan administrasi, rapat juga menghasilkan kesepakatan penting terkait penambahan personel dalam jajaran pengurus.
Pengangkatan ini dilakukan berdasarkan musyawarah bersama seluruh peserta rapat.
Diharapkan, hadirnya wajah baru dapat memperkuat pembagian tugas dan mempercepat realisasi agenda organisasi.
Struktur yang semakin solid diyakini akan berdampak pada kinerja yang lebih efektif.
Topik lain yang mengemuka adalah kewajiban penyerahan company profile dari masing-masing media anggota.
Dokumen tersebut nantinya dipakai sebagai bahan pendukung dalam mencari peluang iklan kolektif.
Upaya ini sekaligus menjadi strategi mempererat kolaborasi antaranggota di bawah naungan PJI Lamongan.
Dengan data yang lengkap, peluang kerja sama diharapkan makin terbuka.
Ketua PJI Lamongan, Ir. Handoyo, menekankan bahwa rapat rutin memiliki arti penting sebagai ruang menyatukan visi.
Ia menyebut, kebersamaan antaranggota harus terus dijaga demi keberlanjutan program.
“Pertemuan ini bukan hanya agenda berkala, tetapi sarana memperkuat komitmen kita sebagai insan pers. Sambang Desa menjadi bukti nyata PJI hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, pengurus baru Budi Mulyono yang akrab disapa Budi Bolang menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan.
Ia bertekad ikut mendorong organisasi semakin maju dan memberi manfaat luas.
“Merupakan kehormatan bagi saya bisa bergabung dalam kepengurusan. Semoga PJI Lamongan makin kompak dan programnya benar-benar dirasakan anggota maupun masyarakat,” ujarnya.
Melalui sejumlah keputusan yang dihasilkan, PJI Lamongan memastikan langkah organisasi akan semakin terarah.
Konsolidasi internal dibangun beriringan dengan upaya memperluas hubungan eksternal.
Program yang dirancang pun diharapkan mampu memberi nilai positif dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, PJI optimistis dapat terus berkembang. (*)














Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,