BOJONEGOROtimes.Id – Kapolsek Ngasem IPTU Mujianto, S.H memimpin langsung kegiatan pengamanan pengajian dalam rangka Haul ke-41 KH Abd Syakur di Pondok Pesantren Asy-Syakur, Nglingi, Desa Bareng, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoto, Sabtu malam (14/02/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Polsek Ngasem itu menunjukkan dukungan penuh aparat terhadap kegiatan keagamaan masyarakat Bojonegoro.
Sejak awal acara, petugas telah disiagakan di berbagai titik guna memastikan situasi tetap aman dan tertib.
Ratusan jamaah tampak memadati area pondok untuk mengikuti doa dan tausiyah.
“Sebagai Kapolsek, saya ingin memastikan langsung seluruh rangkaian haul berjalan lancar serta memberikan rasa aman bagi para jamaah,” ujar IPTU Mujianto di sela kegiatan.
Ia menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan pelayanan.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi momentum mempererat hubungan aparat dengan masyarakat.
Selain itu juga wujud hadirnya Polri di tengah umat.
Dalam pelaksanaan tugas tersebut, Kapolsek didampingi tujuh personel Polsek Ngasem dan empat anggota Koramil setempat.
Sinergitas TNI dan Polri terlihat solid selama kegiatan berlangsung.
Mereka bersama-sama mengatur arus kendaraan dan membantu jamaah yang datang maupun pulang.
Kolaborasi ini mendapat apresiasi dari pihak panitia.
Meski hujan gerimis sempat turun pada malam hari, para petugas tetap bertahan di pos masing-masing.
Pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pondok terus dilakukan agar tidak terjadi kemacetan.
Jamaah pun merasa nyaman mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Situasi terpantau aman dan kondusif.
Selain aparat keamanan, pengamanan turut melibatkan sekitar dua puluh anggota Banser serta empat personel Linmas Desa Bareng.
Mereka membantu menjaga ketertiban di pintu masuk dan area parkir.
Kehadiran unsur pengamanan dari berbagai elemen membuat suasana semakin tertata.
Kerja sama ini menjadi contoh kuatnya kebersamaan warga.
Haul tersebut digelar untuk mengenang jasa KH Abd Syakur sebagai pendiri Ponpes Asy-Syakur sekaligus tokoh kharismatik di wilayah itu.
Tradisi tahunan ini selalu dihadiri masyarakat dan para alumni dari berbagai daerah.
Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada beliau.
Nilai keteladanan almarhum kembali diingatkan kepada generasi penerus.
Pada kesempatan itu, panitia menghadirkan penceramah KH Melvin Zaenul Aziqi dari Lirboyo, Kediri.
Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah meneladani perjuangan para ulama dalam membangun pendidikan agama.
Pesan moral dan spiritual yang disampaikan mendapat perhatian serius dari hadirin.
Suasana pengajian berlangsung khidmat.
Diperkirakan sekitar lima ratus jamaah memenuhi halaman pondok pesantren.
Mereka berasal dari warga Desa Bareng serta para alumni yang sengaja datang untuk mengikuti haul.
Sejak sore hari, jamaah sudah mulai berdatangan secara bergelombang.
Acara pun berjalan tertib hingga akhir kegiatan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,