BOJONEGOROtimes.Id – Kapolsek Sumberrejo AKP Zakaria Abdul Rahim menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 2 di Desa Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (14/2/2026) siang.
Kehadiran Kepolisian Bojonegoro menjadi wujud dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program ini menyasar pemenuhan nutrisi bagi para pelajar agar lebih sehat dan siap belajar.
“Ini sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya siswa-siswi di sekolah,” ujar Zakaria.
Menurutnya, MBG dirancang untuk membantu membangun generasi muda yang kuat, sehat, dan cerdas.
Dukungan lintas pihak dinilai sangat penting agar program berjalan berkelanjutan serta memberi dampak nyata.
Dengan sinergi yang baik, manfaatnya diharapkan semakin luas dirasakan masyarakat.
“Dengan dukungan berbagai pihak, program ini diharapkan sukses dan memberikan manfaat signifikan,” jelasnya.
Zakaria menambahkan, kepolisian tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi juga ikut memastikan distribusi makanan berlangsung tertib dan aman. Pengawasan dilakukan agar kualitas serta jumlah makanan benar-benar diterima siswa sesuai ketentuan.
“Kami membantu memantau kualitas makanan dan memastikan seluruh porsi diterima siswa,” ungkapnya.
Selain pengamanan, pendampingan juga diberikan kepada pengelola SPPG mengenai pentingnya kebersihan serta pola makan sehat.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menunjang tumbuh kembang anak.
“Program ini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak dan meningkatkan prestasi belajar mereka,” tambah Zakaria.
Pihak pengelola SPPG Desa Sumuragung menyampaikan apresiasi atas perhatian dan keterlibatan kepolisian.
Mereka berharap kolaborasi tersebut terus terjalin demi keberlangsungan program ke depan.
“Kami berterima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga terus berlanjut untuk kebaikan bersama,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,