Laka Tragis Bojonegoro–Nganjuk: Motor Beradu di Jono Temayang, Lansia Meninggal Dunia

BOJONEGOROtimes.Id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

‎Insiden kali ini berlangsung di ruas jalan Bojonegoro–Nganjuk, tepatnya di simpang empat Desa Jono, Kecamatan Temayang, pada Jumat malam (13/2/2026) sekitar pukul 19.40 WIB.

‎Dua sepeda motor terlibat tabrakan keras di lokasi yang dikenal cukup ramai kendaraan.

Akibat benturan tersebut, satu pengendara dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Sementara pengendara lainnya mengalami luka dan langsung mendapatkan pertolongan medis.

‎Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera membantu proses evakuasi korban.

‎Arus lalu lintas di sekitar perempatan sempat tersendat beberapa saat.

‎Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, membenarkan adanya kejadian itu.

Ia menjelaskan bahwa kendaraan yang terlibat adalah Suzuki Smash bernopol S-6088-BT dan Honda MegaPro S-5104-AAH.

‎Petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

‎Selanjutnya dilakukan penanganan serta olah TKP.

‎Menurut keterangan yang dihimpun dari saksi di lapangan, Honda MegaPro dikendarai Dedi Utomo (38).

Warga Ledok Kulon tersebut melaju dari arah selatan menuju utara atau ke Kota Bojonegoro.

‎Di saat hampir bersamaan, dari arah berlawanan melintas Suzuki Smash yang dikendarai Sirun (69).

‎Pengendara asal Desa Jono itu hendak berbelok ke kanan di simpang jalan.

‎“Diduga jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat sehingga salah satu pengendara tidak mampu mengendalikan laju motornya,” terang Ipda Septian.

Akibatnya, tabrakan pun tidak bisa dihindari.

‎Benturan terjadi tepat di titik perempatan yang pada malam hari cukup padat aktivitas warga.

‎Kondisi itu membuat risiko kecelakaan semakin tinggi.

‎Akibat kejadian tersebut, Sirun dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi jenazah menuju Puskesmas Temayang.

‎Sementara itu, Dedi Utomo mengalami luka-luka dan juga dibawa ke fasilitas kesehatan yang sama.

‎Ia mendapatkan penanganan awal dari tenaga medis.

‎“Korban yang luka selanjutnya dirujuk ke RSUD Bojonegoro untuk perawatan lebih lanjut,” jelasnya.

Pihak kepolisian juga mengamankan kedua kendaraan sebagai barang bukti.

‎Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

‎Sejumlah saksi turut dimintai keterangan.

‎Selain korban jiwa, insiden tersebut menimbulkan kerugian materiil.

Kerusakan pada kedua sepeda motor ditaksir mencapai sekitar satu juta rupiah.

‎Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di jalur tersebut.

‎Terutama ketika melintasi area persimpangan.

‎“Kami mengingatkan pengendara supaya memastikan situasi aman sebelum berbelok dan selalu menjaga jarak,” pungkas Ipda Septian.

Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎Kedisiplinan dan kewaspadaan disebut menjadi kunci keselamatan di jalan raya. Pengguna jalan diminta mematuhi aturan demi melindungi diri dan orang lain. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed