BOJONEGOROtimes.Id – Warga Desa Sumberbendo, Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro, digegerkan dengan penemuan seorang pria meninggal dunia di parit desa setempat, Rabu (11/2/2026).
Laporan tersebut segera ditindaklanjuti aparat kepolisian dengan mendatangi lokasi kejadian.
Petugas melakukan pengecekan sekaligus mengumpulkan keterangan dari para saksi di sekitar tempat kejadian perkara.
Peristiwa ini sempat menjadi perhatian warga yang berdatangan ke lokasi.
Kapolsek Bubulan AKP H. Baderurodin, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat usai menerima laporan masyarakat.
Anggota langsung menuju TKP untuk memastikan kondisi korban serta melakukan langkah penanganan awal.
Selain itu, polisi juga berkoordinasi dengan tenaga medis guna memastikan penyebab kematian korban.
Proses evakuasi berjalan lancar dengan bantuan warga sekitar.
Korban diketahui bernama Paiman (50), warga Desa Belun, Kecamatan Temayang.
Dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai petani dan saat kejadian baru saja selesai beraktivitas di sawah.
Keberadaan korban di wilayah Sumberbendo diketahui untuk memanen jagung.
Informasi tersebut diperoleh dari sejumlah warga yang mengenalnya.
Kapolsek menuturkan, berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 13.30 WIB.
Saat itu hujan turun cukup deras sehingga korban bergegas hendak pulang ke rumah.
Namun ketika melintas di dekat parit, korban diduga terpeleset.
Arus air yang deras membuat tubuhnya terbawa aliran.
“Korban terjatuh lalu terseret arus kurang lebih 25 meter karena kondisi parit berbatu,” terang AKP Baderurodin.
Benturan dan derasnya aliran air membuat korban tidak mampu menyelamatkan diri.
Tak lama kemudian korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Guna memastikan penyebab kematian, petugas melakukan pemeriksaan medis terhadap jenazah korban.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan ataupun penganiayaan.
Temuan tersebut menguatkan dugaan bahwa korban murni mengalami kecelakaan.
Keluarga korban pun menerima peristiwa ini sebagai musibah.
“Dari hasil visum tidak ditemukan luka maupun tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkas Kapolsek.
Dengan adanya kepastian itu, pihak keluarga tidak menghendaki dilakukan autopsi lebih lanjut.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Polisi mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di tengah cuaca hujan. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,