BOJONEGOROtimes.Id – Upaya menjaga keamanan lingkungan terus diperkuat jajaran kepolisian Bojonegoro.
Seperti yang dilakukan jajaran Polres Bojonegoro, yakni Polsek Gayam dengan menggandeng Polsek Purwosari.
Kedua pihak menggelar patroli bersinggungan di wilayah Desa Sudu, Gayam, pada Minggu (08/02/2026).
Kapolsek Gayam AKP Amirul Mukminin, S.Pd.I, M.Sos menegaskan,
situasi yang aman dan nyaman menjadi harapan seluruh masyarakat.
Karena itu, ia meminta anggotanya rutin meningkatkan intensitas patroli.
Terutama pada waktu yang dianggap rawan munculnya gangguan.
“Keamanan yang kondusif adalah kebutuhan bersama, sehingga kami terus dorong anggota memperbesar skala patroli. Khususnya di jam-jam yang memiliki potensi kerawanan,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, patroli bersinggungan merupakan langkah pencegahan dini.
Cara ini dinilai efektif untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Selain itu, kehadiran polisi di lapangan memberi rasa tenang bagi warga.
Langkah tersebut juga menjadi bentuk pelayanan nyata kepolisian.
“Patroli bersinggungan ini tindakan preventif yang efisien, karena bisa mencegah gangguan kamtibmas sejak awal. Dengan begitu stabilitas wilayah tetap terjaga,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, personel dari dua polsek menyusuri rute yang telah diplot. Mereka kemudian bertemu di titik tertentu untuk melakukan koordinasi.
Informasi terkait perkembangan situasi keamanan pun saling dibagikan.
Sinergi ini diharapkan membuat pengawasan makin maksimal.
Kapolsek kembali mengingatkan agar anggota tidak cepat berpuas diri.
Walaupun wilayah terbilang aman, kewaspadaan harus tetap dijaga.
Patroli perlu ditingkatkan demi mengantisipasi balap liar.
Termasuk berbagai potensi gangguan lainnya di area aktivitas warga.
“Kita tidak boleh terlena dengan keadaan yang sudah kondusif, justru patroli harus semakin digiatkan. Balap liar dan gangguan lain wajib kita cegah, terutama di lokasi yang ramai digunakan masyarakat,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,