BOJONEGOROtimes.Id – Bhabinkamtibmas Desa Pacul Polsek Bojonegoro Kota, Aipda Suratmin turun ke lokasi bersama bidan desa dan perangkat desa, menindaklanjuti laporan warga terkait seorang ODGJ.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (27/1/2026) di rumah warga Jalan Serma Abdullah, RT 11 RW 02, Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons preventif demi menjaga stabilitas keamanan lingkungan Bojonegoro.
Kehadiran aparat kepolisian dan unsur desa bertujuan menciptakan rasa aman sekaligus memastikan kondisi warga yang bersangkutan tertangani dengan baik.
Situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban ditangani tanpa tindakan represif.
Pendekatan persuasif dan dialogis menjadi pilihan utama dalam proses penanganan.
Aparat memastikan seluruh tahapan dilakukan secara humanis dan penuh empati.
Dalam kegiatan tersebut, bidan desa turut memberikan penanganan awal sesuai prosedur medis.
Obat diberikan untuk membantu menenangkan kondisi warga yang mengalami gangguan kejiwaan.
Selain itu, keluarga diberikan edukasi terkait pola perawatan lanjutan dan pentingnya pendampingan rutin.
Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara kesehatan dan keamanan di tingkat desa.
Kapolsek Bojonegoro Kota Kompol Agus Elfauzi, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa Polri mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam menangani persoalan sosial.
“Kami berupaya hadir sebagai pelindung dan pengayom, dengan tetap mengutamakan keselamatan serta kenyamanan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Menurutnya, kerja sama yang baik menjadi kunci terciptanya situasi kondusif.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lingkungan Desa Pacul tetap aman dan terkendali.
Warga yang mengalami gangguan jiwa dapat memperoleh penanganan yang lebih tepat dan berkelanjutan.
Sinergitas antara Polri, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa pun semakin kuat.
Upaya ini menjadi contoh penanganan masalah sosial secara kolaboratif dan bermartabat. (*)
















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,