BOJONEGOROtimes.Id – Upaya konkret menekan angka kemiskinan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Salah satu langkah strategis diwujudkan melalui Program Pelatihan Pekarangan Mekar Ayu, yang menyasar 1.800 warga Bojonegoro kurang mampu.
Program Pemkab Bojonegoro ini mendorong pemanfaatan lahan pekarangan rumah agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Sebagai stimulus awal, Pemkab Bojonegoro menyiapkan 65.000 bibit sayuran unggulan untuk didistribusikan kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan).
Ribuan bibit tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi kemandirian pangan rumah tangga, sehingga warga tidak sepenuhnya bergantung pada fluktuasi harga pasar kebutuhan harian.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari bantuan fisik semata.
Oleh karena itu, pelatihan teknis budidaya akan digelar di lima lokasi berbeda, lengkap dengan pendampingan intensif agar bibit yang ditanam dapat tumbuh optimal dan berkelanjutan.
“Kami tidak ingin warga hanya menerima bantuan, tapi juga memiliki kemampuan mengelola dan merawatnya. Pekarangan harus menjadi aset hidup yang terus menghasilkan,” ujar Zaenal Fanani.
Program Mekar Ayu dirancang menyentuh dua aspek utama.
Pertama, memperkuat ketahanan pangan keluarga dengan menyediakan akses sayuran segar langsung dari pekarangan sendiri.
Pemenuhan gizi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu, diharapkan menjadi lebih mudah, sehat, dan berkelanjutan.
Aspek kedua adalah peningkatan kesejahteraan ekonomi.
Surplus hasil panen sayuran dapat dijual atau diolah menjadi produk bernilai tambah, sehingga menciptakan arus kas tambahan (cash flow) bagi rumah tangga peserta program.
Dengan begitu, pekarangan bukan lagi lahan sisa, melainkan sumber penghidupan.
“Dengan 65 ribu bibit ini, kami ingin pekarangan warga berubah menjadi lumbung pangan sekaligus modal ekonomi keluarga,” pungkasnya. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,