‎Rapat Bersama Dinkes dan RSUD, Komisi C DPRD Bojonegoro Tekankan Efektivitas APBD Kesehatan

BOJONEGOROtimes.Id – Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro menggelar rapat kerja bersama Dinas Kesehatan, jajaran RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Sumberrejo, RSUD Padangan, RSUD Kepohbaru, serta para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bojonegoro, Senin (12/1/2026).

‎Rapat kerja ini difokuskan pada evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 sekaligus pembahasan proyeksi pelaksanaan APBD Bojonegoro sektor kesehatan Tahun 2026.

‎Agenda rapat tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD, khususnya Komisi C, terhadap pengelolaan anggaran dan mutu pelayanan kesehatan daerah Bojonegoro.

‎Dalam pembahasan, Komisi C mencermati secara detail capaian serapan anggaran 2025, realisasi program prioritas kesehatan, serta berbagai hambatan teknis maupun administratif yang dihadapi oleh rumah sakit daerah dan puskesmas.

‎Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro menegaskan bahwa penggunaan anggaran kesehatan harus benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

‎“Anggaran yang tersedia harus dimanfaatkan secara efektif dan efisien agar berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan,” ujarnya dalam rapat tersebut.

‎Ia juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan perencanaan yang tepat sasaran di setiap unit layanan kesehatan.

‎Selain itu, Komisi C mendorong seluruh fasilitas kesehatan daerah untuk terus meningkatkan mutu layanan, baik dari sisi sumber daya manusia, ketersediaan alat kesehatan, maupun sarana dan prasarana penunjang.

‎Pemerataan akses layanan kesehatan hingga wilayah pinggiran juga menjadi perhatian utama agar seluruh masyarakat Bojonegoro memperoleh pelayanan yang setara dan berkualitas.

‎Dalam agenda yang sama, rapat kerja turut membahas proyeksi APBD Tahun Anggaran 2026 pada sektor kesehatan.

‎Komisi C meminta agar perencanaan anggaran disusun berbasis kebutuhan riil di lapangan dan selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

‎“Perencanaan 2026 harus menjawab tantangan layanan dasar, penguatan rumah sakit daerah, serta optimalisasi peran puskesmas,” tambahnya.

‎Melalui rapat kerja ini, Komisi C DPRD Bojonegoro berharap sektor kesehatan mampu memberikan pelayanan yang semakin prima, berkelanjutan, dan merata.

‎DPRD berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan anggaran agar benar-benar berdampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bojonegoro. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *