BOJONEGOROtimes.Id – Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menghadirkan hiburan publik bernuansa budaya.
Salah satu pusat keramaian terlihat di Taman Galeri Bengawan yang berada di Desa Padang, Kecamatan Trucuk.
Pada Kamis (25/12/2025), ratusan warga memadati area galeri untuk menyaksikan pertunjukan barongsai.
Selain hiburan, pengunjung juga diajak mengenal sejarah panjang peradaban Sungai Bengawan Solo.
Pertunjukan barongsai menjadi magnet utama yang menyedot perhatian pengunjung dari berbagai usia.
Tiga barongsai dengan dominasi warna merah, hijau, dan hitam tampil atraktif di tengah area galeri.
Aksi-aksi dinamis ditampilkan dengan iringan tabuhan musik yang ritmis dan energik.
Tak jarang para pemain menghampiri penonton untuk berinteraksi dan berfoto bersama.
Salah satu pengunjung, Parmi, mengaku senang dengan suguhan hiburan yang disediakan Pemkab Bojonegoro.
Ia mengajak putri serta keponakannya yang sedang libur sekolah tanpa harus bepergian jauh.
Menurutnya, Galeri Bengawan rutin menyajikan hiburan menarik yang selalu berbeda.
“Kemarin ada ketoprak, sekarang barongsai, nanti malam tahun baru ada jaranan,” tuturnya dengan antusias.
Kesan positif juga disampaikan Atha, pelajar asal Kecamatan Kapas, yang menyaksikan pertunjukan sejak pagi.
Ia mengaku menikmati pertunjukan barongsai sejak pukul 09.00 WIB hingga menjelang siang.
Setelah itu, Atha meluangkan waktu untuk mengunjungi ruang edukasi sejarah di Galeri Bengawan.
Di lokasi tersebut, ia melihat langsung perahu kayu kuno hasil pengangkatan dari dasar Sungai Bengawan Solo.
Menurut Atha, kunjungan ke Galeri Bengawan memberikan pengalaman hiburan sekaligus edukasi.
Ia terkesan dengan keberadaan perahu kuno yang menjadi saksi aktivitas masyarakat masa lampau.
Perahu tersebut memiliki panjang sekitar 25 meter dengan lebar kurang lebih 3 meter.
Benda bersejarah itu menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, khususnya kalangan pelajar.
Ketua Tim Barongsai Ayem, M. Kholil Azis, menjelaskan bahwa timnya terdiri dari sepuluh personel.
Dalam satu sesi penampilan, mereka membawakan sejumlah atraksi andalan.
Beberapa di antaranya adalah kolaborasi tiga barongsai, gerakan lompat di atas kepala, serta atraksi putaran cepat.
Pertunjukan tersebut digelar mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB.
Azis menambahkan, Tim Barongsai Ayem dijadwalkan kembali tampil di lokasi wisata lain.
Pada Minggu, 28 Desember 2025, mereka akan menghibur pengunjung Dander Water Park.
Tim ini berasal dari Desa Kalitidu, Kecamatan Kalitidu, dan berada di bawah pimpinan drg. Sofan Solikin.
Mereka kerap dipercaya tampil dalam berbagai acara besar di Kabupaten Bojonegoro.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong penguatan wisata berbasis budaya selama libur Nataru.
Beragam agenda kesenian dapat disaksikan masyarakat di sejumlah destinasi wisata.
Beberapa di antaranya adalah Kayangan Api, Dander Water Park, Galeri Bengawan, Wisata Atas Angin, hingga gedung-gedung olahraga.
Informasi jadwal kegiatan dapat diakses melalui kanal resmi Pemkab Bojonegoro. (*)


















Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,