BOJONEGOROtimes.Id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur utama Bojonegoro–Babat dan merenggut korban jiwa.
Seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil Elf di Desa Sroyo, Kecamatan Kanor, Kamis pagi (11/9/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.
Korban diketahui bernama A.K (15), warga Desa Mejuwet, Kecamatan Sumberrejo.
Saat kejadian, ia mengendarai motor Honda Beat bernomor polisi S 3226 D dari arah timur menuju barat dengan kecepatan tinggi.
Setiba di lokasi, motor yang dikendarainya oleng ke kanan hingga melewati marka jalan.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sebuah Elf bernopol S 7127 A yang dikemudikan oleh M. Akbar Hidayatulloh (22), warga Desa Talun, Kecamatan Sumberrejo.
Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan keras tidak bisa dihindari.
Benturan tersebut mengakibatkan A.K tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP).
Sementara pengemudi Elf mengalami luka dan langsung dilarikan ke RSUD Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan.
Seorang petugas kepolisian yang berada di lokasi membenarkan insiden tragis tersebut.
“Satu korban meninggal dunia di lokasi, dan satu orang lainnya mengalami luka-luka,” ujarnya.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur Bojonegoro–Babat sempat mengalami kemacetan.
Petugas bersama warga sekitar langsung melakukan evakuasi korban serta mengamankan kendaraan yang terlibat.
Polisi pun mengingatkan pengendara, khususnya roda dua, agar selalu waspada saat berkendara.
“Kurangi kecepatan, tetap pada jalurnya, dan perhatikan kendaraan dari arah berlawanan. Ingat, keselamatan lebih utama daripada terburu-buru,” imbaunya.
Tragedi ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan maut di jalur Bojonegoro–Babat, yang dikenal padat kendaraan angkutan barang maupun penumpang.
Warga setempat berharap pihak terkait meningkatkan pengawasan dan menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas demi mengurangi angka kecelakaan. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,