LAMONGAN – Polres Lamongan resmi menggelar Launching Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri untuk masyarakat, Kamis pagi (14/8/2025), di halaman Mapolres Lamongan.
Program ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di tengah masyarakat.
Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan didampingi Wakapolres, Kepala Perum Bulog Sub Divre III Bojonegoro–Tuban–Lamongan, jajaran PJU Polres, Danramil Lamongan Kota, Sekcam Kota Lamongan, serta Kapolsek di seluruh wilayah hukum Polres Lamongan.
Usai apel, rombongan meninjau lapangan untuk memantau penyaluran dan penjualan beras SPHP kepada warga.
Menurut Kapolres Agus, kegiatan ini merupakan instruksi langsung Kapolri untuk mendukung program pemerintah dalam memastikan kebutuhan pokok, terutama beras, tetap terjangkau.
“Beras adalah kebutuhan utama masyarakat. Sejak 7 Agustus, kami bersama pemerintah daerah, TNI, dan Bulog berkomitmen menjalankan program ini. Hari ini tersedia 4 ton, sebelumnya 27 ton pada 7 Agustus, lalu 30 ton, dan kami sudah mengajukan tambahan 60 ton. Totalnya sekitar 120 ton,” jelasnya.
Program ini akan berlangsung hingga 17 Agustus dan berlanjut sampai akhir tahun.
Kapolres berharap keberadaan GPM Polri benar-benar membantu masyarakat meringankan beban pengeluaran harian.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan zoom meeting nasional sebagai tanda dimulainya GPM Polri di seluruh Indonesia.
Harapannya, kolaborasi Polri, Bulog, dan instansi terkait dapat menjaga ketersediaan beras sekaligus mengendalikan harga di pasaran demi kesejahteraan masyarakat. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,