BOJONEGOROtimes.Id – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki berusia 13 tahun di Kabupaten Bojonegoro.
Korban berinisial AHB ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di sebuah waduk.
Kejadian memilukan itu terjadi di Dusun Gempol, Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, pada Sabtu (10/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban diketahui merupakan warga Dusun Krajan RT 09 RW 02, Desa Kedungadem.
Saat kejadian, AHB tengah bermain dan mandi bersama beberapa temannya di waduk tersebut.
Aktivitas awalnya berjalan normal tanpa tanda bahaya. Namun kondisi berubah saat korban diduga mulai kelelahan.
Di tengah asyik bermain air, AHB mengalami kesulitan berenang. Tubuh korban perlahan tenggelam ke dalam waduk tanpa disadari teman-temannya.
Karena masih anak-anak dan terbatas kemampuan berenang, teman korban tidak mampu memberikan pertolongan.
Situasi tersebut membuat mereka panik dan kebingungan.
Dalam kondisi darurat, teman-teman korban berteriak meminta bantuan. Teriakan itu terdengar oleh warga sekitar lokasi waduk.
Sejumlah warga kemudian segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan pencarian di area tempat korban tenggelam.
Setelah beberapa saat dilakukan pencarian, tubuh AHB berhasil ditemukan.
Korban kemudian dievakuasi ke tepi waduk oleh warga. Upaya pertolongan sempat dilakukan di lokasi.
Namun setelah diperiksa, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Laporan kejadian tersebut langsung diterima BPBD Kabupaten Bojonegoro. Kalaksa BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, segera mengerahkan personel ke lokasi.
Tim BPBD berangkat dari posko pada pukul 15.52 WIB. Mereka tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 16.40 WIB.
Setibanya di lokasi, personel BPBD langsung melakukan asesmen kejadian.
Proses pendataan dan pengumpulan informasi dilakukan untuk memastikan kronologi peristiwa.
BPBD juga berkoordinasi dengan pihak terkait di lapangan. Penanganan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh orang tua dan masyarakat. Pengawasan terhadap aktivitas anak di area perairan perlu ditingkatkan.
Waduk, embung, sungai, dan kolam memiliki risiko tinggi jika tidak diawasi.
Kesadaran bersama sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,