Tragedi Waduk Tumbrasanom, BPBD Bojonegoro Berikan Pendampingan

BOJONEGOROtimes.Id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro membenarkan adanya insiden tragis tenggelamnya seorang anak di waduk yang berada di Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem.

‎Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/1/2026) dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban serta warga sekitar.

‎Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi, menyampaikan bahwa laporan kejadian diterima pihaknya sekitar pukul 15.00 WIB.

‎Informasi tersebut masuk setelah korban berhasil dievakuasi oleh warga dari lokasi kejadian dan dinyatakan meninggal dunia.

‎“Begitu menerima laporan, tim kami segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen kejadian sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga korban,” kata Heru Wicaksi dalam keterangan resminya.

‎Selain melakukan pendataan di lapangan, BPBD Bojonegoro juga menunjukkan kepedulian dengan menyalurkan bantuan sosial kepada keluarga korban di rumah duka.

‎Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk empati dan dukungan moril atas musibah yang dialami.

‎“BPBD menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga korban sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam situasi duka,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Heru Wicaksi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas anak-anak di sekitar perairan terbuka.

‎Menurutnya, waduk, embung, maupun sungai memiliki potensi bahaya yang perlu diawasi bersama.

‎“Kami mengingatkan para orang tua dan masyarakat agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak saat beraktivitas di sekitar perairan terbuka, guna mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya.

‎Diketahui, korban merupakan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun, warga Dusun Krajan RT 09 RW 02, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *