Sungai Kruwul Dibersihkan, TNI dan Warga Turi Lamongan Tanam Pohon Cegah Banjir

LAMONGAN – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi banjir terus dilakukan di Kabupaten Lamongan.

‎Salah satunya melalui kegiatan Karya Bhakti skala besar yang dilaksanakan di Sungai Kruwul, Desa Kemlagilor, Kecamatan Turi, Kamis (01/01/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kondisi sungai yang berperan penting bagi pertanian dan permukiman warga.

‎Aksi tersebut juga menjadi langkah nyata menghadapi musim penghujan.

‎Karya Bhakti ini melibatkan personel Koramil Kawedanan 2 Kodim 0812/Lamongan, yakni Koramil 0812/01 Kota, 0812/03 Turi, 0812/04 Tikung, dan 0812/05 Kembangbahu.

‎Sinergi tidak hanya datang dari TNI, tetapi juga melibatkan Polri, Muspika Kecamatan Turi, Dinas Lingkungan Hidup, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Turi.

‎Turut ambil bagian pula anggota perguruan pencak silat dan masyarakat setempat.

‎Kolaborasi lintas sektor ini memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong.

‎Kegiatan yang dipimpin langsung Danramil 0812/03 Turi, Kapten Inf Tri Prasetyo, difokuskan pada dua sasaran utama.

‎Pertama adalah pembersihan aliran Sungai Kruwul dari tumpukan sampah dan gulma seperti enceng gondok.

‎Langkah ini dilakukan untuk melancarkan aliran air agar tidak terjadi penyumbatan. Terutama saat intensitas hujan meningkat.

‎Sasaran kedua yakni penanaman bibit pohon di sepanjang tanggul sungai. Penanaman ini bertujuan memperkuat struktur tanah sekaligus mencegah terjadinya erosi dan longsor.

‎Selain itu, keberadaan pohon diharapkan mampu menjaga keseimbangan ekosistem sungai. Lingkungan desa pun menjadi lebih hijau dan asri.

‎Dalam arahannya, Kapten Inf Tri Prasetyo menegaskan bahwa Karya Bhakti ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

‎Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas kerja fisik, namun juga membangun kesadaran kolektif.

‎Ia menekankan pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan. Terutama sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

‎“Kegiatan ini adalah bentuk kekompakan seluruh elemen. Dengan irigasi yang bersih, petani akan lebih terbantu dalam mengelola lahannya. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi lingkungan untuk generasi mendatang. Inilah makna gotong royong yang sesungguhnya,” ujar Kapten Tri Prasetyo.

‎Partisipasi aktif perguruan pencak silat mendapat apresiasi dari seluruh pihak.

‎Keterlibatan mereka menunjukkan bahwa peran pemuda sangat penting dalam kegiatan sosial dan lingkungan.

‎Kehadiran berbagai elemen masyarakat memperkuat nilai kebersamaan. Sekaligus membangun kepedulian terhadap kepentingan umum.

‎Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan turut memberikan dukungan teknis dalam kegiatan tersebut.

‎Satu unit alat berat dikerahkan untuk membantu proses pembersihan sungai.

‎Selain itu, DLH juga menyediakan bibit pohon untuk ditanam di sepanjang bantaran sungai.

‎Sementara Muspika dan Kepala Desa memastikan mobilisasi warga berjalan optimal.

‎Dengan selesainya Karya Bhakti ini, aliran Sungai Kruwul diharapkan kembali normal.

‎Risiko luapan air ke area pertanian warga dapat diminimalkan. Lingkungan desa pun menjadi lebih tertata dan sehat.

‎Sinergi lintas sektor ini menjadi contoh nyata kepedulian bersama dalam menjaga alam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *