BOJONEGOROtimes.Id – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah, menegaskan bahwa kebijakan pemasangan stiker pada rumah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial.
Hal tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keterbukaan informasi publik.
Kebijakan ini diambil agar masyarakat dapat mengetahui secara langsung siapa saja yang tercatat sebagai penerima bantuan.
Selain itu, langkah itu juga bertujuan memastikan penyaluran bansos tepat sasaran.
Pernyataan ini disampaikan Wabup saat memimpin apel di halaman Gedung Putih Pemkab Bojonegoro, Rabu (7/1/2026).
Menurut Nurul Azizah, data yang digunakan dalam program ini bersumber dari Damisda atau Data Mandiri Masyarakat Miskin Daerah.
Data tersebut merupakan hasil usulan semester II tahun 2025 yang telah melalui proses pendataan di tingkat desa.
Dengan penempelan stiker Damisda, Pemkab ingin mendorong transparansi agar masyarakat dapat ikut memantau dan mengawasi data penerima bantuan.
Langkah ini diharapkan menciptakan keterbukaan sekaligus keadilan sosial.
Ia menjelaskan, jumlah KPM yang tercatat dalam Damisda dan dipasangi stiker mencapai 50.987 keluarga.
Angka tersebut setara hampir 30 persen dari total kepala keluarga di Kabupaten Bojonegoro.
”Apabila di lapangan ditemukan penerima yang tidak sesuai kriteria, hal itu justru menjadi indikator keberhasilan transparansi kebijakan,” jelas Wabup.
Menurutnya, koreksi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk penyempurnaan data.
Lebih lanjut, Wabup Nurul Azizah mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bojonegoro untuk aktif memberikan pemahaman kepada warga.
ASN diharapkan mampu menjelaskan tujuan pemasangan stiker serta menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di masyarakat.
Melalui kebijakan ini, Pemkab optimistis data kemiskinan semakin akurat dan penyaluran bantuan sosial ke depan dapat berlangsung lebih adil, terbuka, dan tepat sasaran. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,