LAMONGAN – Menjelang pergantian tahun 2026, Keluarga Besar Kodim 0812 Lamongan mengisi malam akhir tahun dengan kegiatan spiritual yang sarat makna.
Doa bersama digelar di Masjid Al Arif dan Aula Kadet Soewoko Makodim 0812/Lamongan pada Rabu malam (31/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI. Suasana khidmat terasa sejak awal hingga akhir rangkaian doa.
Doa bersama tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Kegiatan ini secara khusus ditujukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat di wilayah Sumatera yang terdampak bencana alam.
Seluruh peserta memanjatkan doa agar para korban diberikan keselamatan dan ketabahan.
Harapan akan pemulihan yang cepat menjadi doa utama yang dipanjatkan bersama.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa momentum pergantian tahun seharusnya dimaknai dengan refleksi dan kepedulian sosial.
Ia mengajak seluruh anggota untuk tidak larut dalam euforia perayaan semata.
”Doa adalah bentuk solidaritas paling tulus bagi sesama anak bangsa yang sedang tertimpa musibah. Nilai kemanusiaan harus tetap menjadi landasan dalam setiap langkah pengabdian,” katanya.
Selain mendoakan para korban bencana, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi dan ungkapan rasa syukur atas pelaksanaan tugas selama setahun terakhir.
Para prajurit tampak khusyuk mengikuti zikir dan doa yang dipanjatkan bersama.
Mereka memohon perlindungan, keselamatan, serta kekuatan bagi bangsa Indonesia di tahun yang baru.
Doa ini menjadi penguat spiritual dalam melanjutkan tugas pengabdian ke depan.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0812/Lamongan berharap semangat persatuan dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat.
Doa bersama diyakini mampu mempererat kebersamaan dan rasa kemanusiaan.
Kegiatan tersebut juga menjadi simbol komitmen TNI untuk selalu hadir bersama rakyat.
Tahun 2026 diharapkan menjadi awal pengabdian yang lebih baik bagi bangsa dan negara. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,