‎IKS CUP III Bojonegoro 2025, Panggung Prestasi dan Kaderisasi Atlet Silat Muda

BOJONEGOROtimes.Id – Semangat persaudaraan dan semangat juang berkobar di GOR Makodim 0813 Bojonegoro, Sabtu (27/9/2025), saat ratusan pesilat dari berbagai ranting Perguruan Pencak Silat IKSPI Kera Sakti se-Kabupaten Bojonegoro berkumpul dalam pembukaan Kejurkab IKS CUP III Tahun 2025.

‎Ajang bergengsi ini memperebutkan Piala Bupati dan menjadi wadah strategis dalam pembinaan atlet silat sejak usia dini.

‎Digelar selama dua hari penuh, mulai dari pembukaan pada Sabtu hingga penutupan pada Minggu (28/9/2025), kompetisi ini mengusung tema “Level Up IKS PI Bojonegoro”, mencerminkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet silat di daerah.

‎Berbagai kategori dipertandingkan, mulai dari tanding, seni tunggal baku, seni ganda, seni beregu, hingga solo kreatif.

‎Pesertanya pun lintas generasi, dari kelompok usia dini, pra-remaja, remaja, hingga dewasa, menunjukkan bahwa pencak silat masih menjadi pilihan utama dalam pembentukan karakter dan prestasi olahraga di Bojonegoro.

‎Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah awal dalam membangun ekosistem atlet silat yang berkelanjutan.

‎“Kami ingin memiliki database atlet yang terstruktur. Dari ajang seperti ini, kami bisa mengidentifikasi bakat, membina, dan membimbing mereka hingga siap berlaga di level provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujarnya penuh semangat.

‎Antusiasme peserta yang luar biasa juga mendorong panitia untuk berkomitmen menyelenggarakan IKS CUP IV pada tahun depan dengan skala yang lebih besar dan meriah.

‎Dalam sambutannya, Ketua Umum IKSPI Kera Sakti, KRAT Drs. H. Bambang Sunarja, MA, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat para pesilat muda Bojonegoro.

‎Ia menekankan pentingnya sportivitas dan persaudaraan dalam setiap pertandingan.

‎“Lawan tanding bukan musuh, tapi saudara dalam satu keluarga besar IKSPI. Jangan mudah emosi saat bertanding. Yang penting berani tampil, itu sudah luar biasa,” pesannya.

‎Ia juga menaruh harapan besar agar Bojonegoro, tanah kelahiran pahlawan Angling Dharma, mampu melahirkan generasi pesilat tangguh yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai luhur pencak silat.

‎Kejurkab IKS CUP III tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan teknis, tetapi juga panggung pembentukan karakter, disiplin, dan rasa cinta terhadap budaya bangsa.

‎Dengan semangat kebersamaan dan komitmen jangka panjang, IKSPI Kera Sakti terus bergerak mencetak kader-kader terbaik dari Bumi Angling Dharma.

‎Turut hadir dalam pembukaan tersebut, selain Ketua Umum IKSPI Kera Sakti, juga jajaran pengurus pusat IKSPI, unsur Forkopimda Bojonegoro, serta perwakilan dari perguruan silat lain yang turut mendukung gelaran ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *